Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Kesalahan Penataan Rumah saat Imlek Ini Bikin Energi Positif Terhambat

ilustrasi penataan dekorasi Imlek yang tepat bisa membawa energi positif dalam rumah
ilustrasi penataan dekorasi Imlek yang tepat bisa membawa energi positif dalam rumah (pexels.com/RDNE Stock project)

Bayangkan kamu sudah sibuk berbelanja lampion merah, membeli bunga-bunga cantik, dan menyiapkan camilan terbaik untuk menyambut keluarga besar. Namun, saat melangkah masuk ke ruang tamu, ada perasaan yang mengganjal seolah-olah suasana rumahmu belum benar-benar "nyambung" dengan energi perayaan. Tanpa disadari, banyak dari pemilik rumah yang terjebak dalam kesalahan penataan rumah saat Imlek yang justru bisa menghambat aliran energi positif atau Qi masuk ke dalam hunian, lho.

Kamu mungkin merasa sudah melakukan segalanya dengan benar, tapi terkadang detail kecil yang terlewat bisa berdampak besar menurut tradisi Feng Shui. Menata rumah untuk Tahun Baru China bukan sekadar soal estetika atau warna merah yang mencolok di mana-mana. Ini adalah tentang menciptakan ruang yang harmonis agar rejeki dan keberuntungan merasa "betah" untuk singgah dan menetap di rumahmu sepanjang tahun.


1. Jangan menyapu keberuntungan di Hari H

ilustrasi membersihkan rumah sebelum hari Imlek
ilustrasi membersihkan rumah sebelum hari Imlek (pexeles.com/Annushka Ahuja)

Membersihkan rumah sebelum Imlek memang menjadi kewajiban untuk membuang kesialan tahun lalu, tapi jangan sekali-kali melakukannya tepat di hari pertama Imlek. Banyak orang melakukan kesalahan dengan menyapu lantai atau membuang sampah saat tamu mulai berdatangan demi menjaga kebersihan. Padahal, dalam kepercayaan Tionghoa, menyapu di hari pertama berarti kamu secara simbolis menyapu keluar semua keberuntungan yang baru saja masuk ke rumahmu, lho. Selain itu, tamu melihat pemilik rumah bebersih tentu jadi pemandangan yang gak enak dilihat, kan?

Jadi, pastikan seluruh kegiatan bersih-bersih berat, mulai dari mengelap jendela hingga mengepel kolong tempat tidur, sudah selesai sebelum tengah malam pergantian tahun. Jika keadaan sangat mendesak dan kamu harus menyapu karena ada tumpahan, sapulah ke arah dalam rumah, bukan ke arah pintu keluar. Hal ini dilakukan agar "harta" atau energi positif tetap terkumpul di dalam rumah dan gak terbuang sia-sia ke jalanan.


2. Menaruh tanaman yang salah di ruang tamu

ilustrasi memilih tanaman yang tepat untuk dekorasi Imlek
ilustrasi memilih tanaman yang tepat untuk dekorasi Imlek (pexels.com/Sasha Kim)

Menghias rumah dengan tanaman segar memang sangat disarankan untuk menyambut musim semi, namun jenis tanaman yang kamu pilih sangatlah krusial, lho. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan tanaman berduri seperti kaktus atau bunga mawar dengan duri tajam berada di area utama. Duri dianggap sebagai "panah beracun" yang dapat menciptakan energi negatif dan memicu pertengkaran antar anggota keluarga di tahun yang baru. Selain itu, tanaman berduri ditaruh di area yang ramai juga dinilai berbahaya bagi orang-orang di dalamnya. 

Selain itu, pastikan kamu gak memajang tanaman yang sudah layu atau bunga kering karena hal ini melambangkan energi yang mati dan stagnan. Pilihlah tanaman dengan daun bulat yang menyerupai koin atau bunga seperti peony dan anggrek yang melambangkan kemakmuran dan cinta. Dengan mengganti tanaman yang kurang tepat, kamu memberikan ruang bagi energi pertumbuhan yang segar untuk berkembang di dalam rumahmu, lho.


3. Cermin yang berhadapan langsung dengan pintu utama

ilustrasi menaruh cermin besar di samping ruang tamu
ilustrasi menaruh cermin besar di samping ruang tamu (pexels.com/RDNE Stock project)

Cermin kerap dipakai sebagai elemen dekorasi untuk membuat ruangan terasa lebih luas dan terang saat menjamu tamu. Namun, menempatkan cermin besar tepat di depan pintu utama merupakan kesalahan fatal yang sering gak disadari oleh banyak pemilik rumah. Alih-alih mengundang rejeki masuk, cermin yang menghadap pintu justru akan memantulkan kembali energi positif tersebut keluar sebelum sempat masuk ke dalam ruangan.

Kamu bisa menyiasatinya dengan memindahkan cermin ke dinding samping atau menempatkannya di ruang makan untuk memantulkan hidangan di meja. Memantulkan makanan di meja makan secara simbolis melambangkan penggandaan kemakmuran dan kelimpahan bagi seluruh penghuni rumah. Pastikan cerminmu selalu bersih dan tak retak, karena cermin yang kusam bisa memberikan gambaran diri yang negatif di awal tahun yang baru.


4. Membiarkan barang rusak tetap terpajang

ilustrasi mengganti barang yang rusak dengan barang yang berkualitas untuk dekorasi Imlek
ilustrasi mengganti barang yang rusak dengan barang yang berkualitas untuk dekorasi Imlek (pexels.com/RDNE Stock project)

Semangat Imlek adalah tentang pembaruan dan memulai segala sesuatunya dengan lembaran yang bersih dan utuh. Seringkali karena sayang atau malas, kita tetap menyimpan jam dinding yang mati, piring yang sedikit retak, atau lampu yang sudah redup di sudut ruangan. Barang-barang rusak ini membawa energi "rusak" yang bisa mempengaruhi suasana hati dan produktivitas kamu sepanjang tahun ke depan, lho.

Cobalah luangkan waktu untuk memeriksa setiap sudut rumah dan singkirkan atau perbaiki barang-barang yang gak berfungsi dengan baik. Memulai tahun dengan segala sesuatu yang berfungsi sempurna menandakan bahwa jalan hidupmu di tahun ini akan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.


5. Pencahayaan yang terlalu redup dan suram

ilustrasi menambahkan dekorasi lampion Imlek untuk pencahayaan
ilustrasi menambahkan dekorasi lampion Imlek untuk pencahayaan (pexels.com/Kevin Malik)

Suasana Imlek seharusnya meriah dan penuh semangat, yang secara visual direpresentasikan melalui pencahayaan yang terang benderang. Kesalahan yang kerap ditemui adalah rumah yang dibiarkan remang-remang atau ada sudut-sudut gelap yang gak terjangkau cahaya lampu. Kegelapan dianggap sebagai tempat bersembunyi energi negatif yang bisa membuat penghuni rumah merasa lesu dan gak bersemangat setelah perayaan berakhir.

Gantilah bohlam yang sudah mulai berkedip dan tambahkan lampu hias atau lampion merah untuk memberikan sentuhan hangat sekaligus cerah. Cahaya yang terang melambangkan masa depan yang cerah dan membantu mengarahkan aliran energi positif ke seluruh penjuru rumah. Dengan suasana yang terang, komunikasi antar keluarga saat berkumpul pun akan terasa lebih hangat, terbuka, dan penuh dengan kegembiraan, deh.


6. Menumpuk alas kaki di depan pintu masuk

ilustrasi menata sepatu di rak sepatu dengan rapi
ilustrasi menata sepatu di rak sepatu dengan rapi (pexels.com/PNW Production)

Saat saudara dan teman berkunjung, tumpukan sandal dan sepatu di depan pintu kerap menjadi pemandangan yang tak terhindarkan. Kamu mungkin berpikir ini hal sepele karena toh mereka sedang bertamu, tetapi membiarkan alas kaki berantakan adalah kesalahan besar dalam menyambut energi baru. Pintu utama dianggap sebagai "mulut" rumah tempat energi masuk, sehingga hambatan fisik berupa tumpukan barang akan membuat aliran rejeki menjadi tersumbat dan kacau.

Sebaiknya, kamu menyediakan rak sepatu yang tertutup atau menata alas kaki dengan rapi di area yang gak menghalangi jalan masuk. Area pintu yang bersih dan lapang akan memberikan kesan selamat datang yang tulus bagi tamu sekaligus bagi keberuntungan yang ingin masuk. Dengan menjaga kerapian di area pintu masuk, kamu juga menunjukkan bahwa rumahmu siap menerima tamu-tamu istimewa dengan penuh kesiapan dan rasa hormat.

Menghindari lima kesalahan penataan rumah saat Imlek menjadi langkah cerdas untuk memastikan tahun ini berjalan lebih harmonis. Dengan memperhatikan detail mulai dari kebersihan, jenis tanaman, hingga posisi furnitur, kamu sedang membangun fondasi keberuntungan yang kuat untuk masa depan. Yuk, sambut tahun baru Imlek dengan rumah yang tertata rapi, hati yang gembira, dan pintu yang terbuka lebar bagi segala bentuk kesuksesan yang akan datang!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya
Follow Us

Latest in Life

See More

9 Sikap Anak yang Harus Segera Ditegur dan Diarahkan

05 Feb 2026, 21:18 WIBLife