- Meningkatkan kesehatan kulit kepala
"Asam glikolat mengelupas sel-sel kulit mati dan memungkinkan kulit kepala untuk memperbarui dirinya sendiri, sehingga meningkatkan kesehatan kulit kepala dan rambut secara keseluruhan. Proses pembaruan sel yang didukung oleh asam glikolat ini bermanfaat dalam penuaan kulit kepala dan rambut," kata Shirazi. - Menghilangkan minyak berlebih
"Asam glikolat membantu mengangkat sebum (minyak) berlebih dan melarutkan penumpukan produk, sehingga rambut dan kulit kepala menjadi lebih bersih dan segar." - Mencegah rambut patah
"Asam glikolat juga telah terbukti secara klinis dapat menjaga kelembapan untuk memperkuat rambut dan mencegah rambut patah. Menambahkannya ke dalam formulasi perawatan rambut menutrisi dan melumasi rambut, sehingga mengurangi kusut dan gesekan, membuatnya lebih mudah disisir dan ditata," tambah Shirazi. - Mencegah jerawat
Shirazi menjelaskan bahwa glycolic acid telah terbukti memiliki efek antimikroba sehingga bermanfaat dalam mengurangi jamur dan bakteri yang berperan dalam jerawat di kulit kepala atau dermatitis seboroik.
Manfaat Glycolic Acid untuk Kulit Kepala, Ampuh Menghidrasi!

Glycolic acid dikenal sebagai salah satu jenis AHA (alpha hydroxy acid) yang bermanfaat tidak hanya untuk kulit wajah, tetapi juga untuk kulit kepala. Kandungan ini bekerja dengan cara mengeksfoliasi sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala, sehingga membantu membersihkan pori-pori dan folikel rambut. Dengan pengelupasan yang lembut namun efektif, glycolic acid dapat membantu mengurangi masalah seperti ketombe, penumpukan produk styling, serta rasa gatal yang sering muncul akibat kulit kepala yang tidak seimbang.
Selain itu, penggunaan glycolic acid pada kulit kepala dapat membantu meningkatkan kesehatan rambut secara keseluruhan. Kulit kepala yang bersih dan terawat akan lebih optimal dalam menyerap nutrisi dari produk perawatan rambut berikutnya. Glycolic acid juga berperan dalam menjaga pH kulit kepala tetap seimbang, sehingga produksi minyak menjadi lebih terkontrol dan lingkungan kulit kepala menjadi lebih sehat untuk pertumbuhan rambut yang kuat dan berkilau.
1. Pengertian glycolic acid

Asam glikolat merupakan asam alfa hidroksi (AHA) yang berfungsi sebagai eksfolian kimia. Cara kerjanya adalah dengan melarutkan ikatan antar sel kulit mati di lapisan terluar kulit, sehingga sel-sel tersebut lebih mudah terangkat dan tidak menumpuk.
Seperti dijelaskan oleh Azadeh Shirazi, dokter kulit bersertifikasi, melansir dari Byrdie, "Asam glikolat adalah asam alfa hidroksi, eksfolian yang bekerja untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari lapisan kulit terluar dengan melarutkan dan mengangkat zat-zat yang menyebabkan sel-sel mati membentuk gumpalan. Proses ini membantu menjaga kulit, termasuk kulit kepala, tetap bersih, halus, dan lebih sehat."
Lebih lanjut, asam glikolat sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami ketombe dan masalah kulit kepala lainnya. Shirazi menjelaskan bahwa dermatolog telah menggunakannya selama beberapa dekade dalam mengobati kondisi seperti dermatitis seboroik atau psoriasis. Selain kemampuan eksfoliasinya, asam glikolat juga dikenal sebagai “magnet kelembapan” karena dapat meningkatkan hidrasi serta mendukung produksi asam hialuronat alami kulit.
2. Manfaat glycolic acid

3. Seberapa sering harus digunakan?

Untuk frekuensi penggunaan, para ahli merekomendasikan sekali atau dua kali seminggu, tetapi tidak lebih dari itu. Marisa Garshick, seorang dokter spesialis kulit bersertifikasi menjelaskan, mirip dengan cara kamu menggunakan eksfolian pada kulit, penting untuk tidak melakukan eksfoliasi berlebihan pada kulit kepala karena hal ini dapat menyebabkan iritasi dan kekeringan. Secara umum, penggunaan asam glikolat juga sebaiknya dilakukan pada malam hari daripada siang hari karena dapat membuat kulit kepala dan rambut lebih sensitif terhadap sinar matahari.
"Untuk kulit kepala, menggunakannya satu atau dua kali seminggu sudah cukup, karena penggunaan berlebihan akan merusak lapisan pelindung kulit kepala dan menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan. Hindari menggunakannya jika kamu memiliki kulit sensitif atau baru saja menjalani perawatan kulit kepala atau rambut seperti meluruskan, melembutkan, atau mengeriting rambut, dan produk ini tidak bagus untuk rambut yang diwarnai atau rusak," lanjut Shirazi.
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan

Melansir dari Elle India Dr. Sushma Yadav, dokter kulit, ahli kosmetik, ahli bedah transplantasi rambut, dan pendiri Skinology Bangalore merekomendasikan, "Asam glikolat mungkin tidak cocok untuk semua jenis kulit, jadi konsultasikan dengan dokter kulit sebelum mengaplikasikannya ke kulit kepala. Penggunaan asam dalam jangka panjang dapat berbahaya, jadi gunakan hanya sesuai anjuran dokter."
Beberapa tips yang direkomendasikan para ahli untuk diingat saat menggunakan asam glikolat untuk kulit kepala adalah:
- Hindari penggunaan glycolic acid pada kulit kepalamu jika kamu baru saja menjalani perawatan kulit kepala seperti rebonding atau pelurusan rambut. Jauhi perawatan apapun yang mengandung faktor pengelupasan atau penggunaan bahan kimia yang membuat kulit kepalamu lebih sensitif dan iritasi.
- Karena merupakan bahan aktif eksfoliasi, produk ini hanya boleh digunakan satu atau dua kali seminggu. Penggunaan berlebihan akan menyebabkan reaksi yang merugikan dan membuat kulit kepala terasa perih.
- Penggunaannya harus hati-hati dan dalam persentase yang tepat, kekuatannya sebaiknya hanya antara 5 hingga 10%.
- Produk ini biasanya paling cocok untuk jenis kulit kepala berminyak, kombinasi, dan normal, dan tidak disarankan untuk kulit kepala yang sangat sensitif atau kering. Oleh karena itu, produk ini tidak cocok untuk semua orang. Kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum menggunakannya.
- Karena merupakan asam pekat, penggunaannya tidak boleh sering atau dalam jangka waktu lama. 1-2 kali sebulan sudah cukup jika kamu memiliki tipe kulit normal.
- Karena merupakan bahan kimia pengelupas, produk ini cenderung membuat kulitmu sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, hindari berjemur di bawah sinar matahari atau kenakan perlengkapan pelindung seperti topi setelah penggunaan.
Dr. Sravya C Tipirneni, seorang Konsultan Dermatologi dan Kosmetologi lebih lanjut memperingatkan, "Obat ini tidak boleh digunakan jika terdapat luka terbuka di kulit kepala. Obat ini tidak dapat digunakan untuk orang dengan kulit kepala yang sangat sensitif atau untuk seseorang yang memiliki kondisi medis lain di kulit kepala."
Glycolic acid merupakan solusi efektif untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit kepala jika digunakan dengan tepat. Dengan pemakaian yang rutin dan sesuai kebutuhan, kandungan ini dapat membantu menciptakan kulit kepala yang lebih segar, seimbang, dan siap mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.



















