Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi banjir (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)
ilustrasi banjir (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)

Intinya sih...

  • Pastikan kondisi rumah aman sebelum masuk, cek listrik dan struktur bangunan

  • Buang air sisa, lumpur, dan sampah terlebih dahulu untuk memudahkan proses pembersihan

  • Pisahkan barang yang bisa diselamatkan dan yang dibuang, serta bersihkan dan disinfeksi seluruh ruangan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banjir yang tiba-tiba datang seringkali meninggalkan pekerjaan rumah yang menyulitkan. Begitu air surut, yang tersisa hanyalah lumpur, sampah, furnitur yang rusak, sampai bau tidak sedap yang menempel di seluruh ruangan. Situasi ini memang sangat melelahkan, apalagi kalau kamu gak tahu harus mulai bersih-bersih dari mana.

Semakin cepat kamu bergerak, semakin besar peluang rumahmu kembali bersih dan aman dihuni dalam waktu lebih singkat. Membersihkan rumah pasca banjir gak bisa dilakukan asal-asalan. Ada beberapa langkah penting yang perlu kamu prioritaskan supaya prosesnya lebih efisien dan tak membahayakan kesehatanmu. Ini lima tips membersihkan rumah setelah mengalami kebanjiran.

1. Pastikan kondisi rumah aman sebelum masuk

ilustrasi rumah kebanjiran (unsplash.com/wcwarren)

Pertama, kamu harus pastikan kondisi rumahmu benar-benar aman. Setelah banjir, banyak hal berbahaya yang mungkin tidak terlihat, seperti kabel listrik yang terendam, struktur bangunan yang melemah, atau benda tajam yang terbawa arus. Jangan langsung masuk tanpa mengecek listrik dulu. Pastikan seluruh aliran listrik sudah diputus atau mati total. Kalau perlu, minta bantuan teknisi untuk memastikan tidak ada korsleting.

Selain listrik, periksa juga apakah ada retakan besar di dinding atau lantai. Air bisa memengaruhi kekuatan material bangunan, jadi pastikan semua area aman untuk dipijak. Kamu juga perlu mengenakan perlengkapan seperti sepatu boots, masker, dan sarung tangan tebal. Bekas banjir sering membawa lumpur kotor, air limbah, hingga serpihan kaca. Dengan memakai pelindung, kamu bisa mengurangi risiko infeksi atau cedera saat mulai membersihkan rumah.

2. Buang air sisa, lumpur, dan sampah terlebih dahulu

ilustrasi membersihkan rumah (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Sebelum memikirkan perabot atau ruangan mana yang harus dibereskan, kamu perlu menyingkirkan sisa air dan lumpur yang berserakan. Ini langkah paling pertama harus dilakukan dan akan sangat menentukan proses pembersihan selanjutnya. Kamu bisa mulai dengan menyapu air keluar menggunakan serokan, lalu menggunakan ember atau pompa air untuk mengeluarkan air yang terjebak di sudut-sudut rumah.

Setelah airnya surut, fokuslah pada lumpur yang menempel di lantai dan dinding. Lumpur dari banjir biasanya bercampur dengan kotoran, limbah, hingga bakteri, jadi pastikan kamu menggunakan air bersih yang cukup banyak. Kalau ada sampah besar yang masuk ke rumah, angkut dulu sebelum lanjut ke tahap lain. Membersihkan dari yang paling kotor dulu akan bikin proses selanjutnya lebih ringan.

3. Pisahkan barang yang bisa diselamatkan dan yang dibuang

ilustrasi barang-barang (pexels.com/rdne)

Saat banjir masuk ke rumah, gak semua barang bisa diselamatkan. Makanya, kamu perlu memilah barang sesuai tingkat kerusakannya. Mulailah dari barang yang jelas-jelas rusak seperti kasur busa, bantal, karpet berbahan kain, dan furnitur yang mudah hancur saat terkena air. Barang-barang seperti ini biasanya lebih higienis jika dibuang karena bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri.

Untuk furnitur kayu, elektronik, hingga dokumen penting, kamu bisa menyortir berdasarkan kondisinya. Elektronik harus dikeringkan total sebelum dibawa ke tukang servis. Jangan langsung coba dinyalakan karena bisa bikin rusak permanen. Untuk furnitur kayu, keringkan di bawah sinar matahari tapi jangan terlalu lama agar gak melengkung. Dokumen penting bisa dijemur atau diselipkan di antara tisu untuk menyerap kelembapan.

4. Bersihkan dan disinfeksi seluruh ruangan

ilustrasi bersih-bersih (pexels.com/Nathan Cowley)

Setelah barang-barang dipilah, langkah berikutnya adalah membersihkan seluruh ruangan menggunakan sabun dan disinfektan. Air banjir membawa bakteri, virus, hingga jamur yang bisa membahayakan kesehatan. Jadi, membersihkan permukaan saja tidak cukup, pastikan semuanya steril. Mulailah dari lantai, lalu ke dinding, dan terus naik ke bagian-bagian yang mungkin gak kamu sadari terkena air.

Gunakan campuran air hangat dan sabun untuk membersihkan sisa kotoran. Setelah permukaan bersih, barulah kamu memakai cairan disinfektan untuk membunuh bakteri. Ventilasi ruangan juga penting. Buka semua pintu dan jendela agar udara mengalir. Kalau punya kipas angin atau dehumidifier, lebih bagus lagi. Pengeringan yang cepat bisa mencegah kerusakan lanjutan dan menghilangkan bau pengap pasca banjir.

5. Fokus pada pengeringan untuk mencegah jamur

ilustrasi bersih-bersih (pexels.com/cottonbro studio)

Jamur adalah musuh terbesar setelah banjir dan bisa tumbuh dengan cepat. Makanya, pengeringan menjadi tahap penting setelah proses pembersihan selesai. Kamu bisa memaksimalkan sinar matahari dengan membuka tirai dan jendela seluas mungkin. Kalau posisi rumahmu kurang terkena matahari, gunakan kipas, exhaust fan, atau air purifier yang punya fitur dehumidifier untuk mempercepat proses pengeringan.

Barang-barang seperti sofa, kayu, dan baju yang terkena air harus dijemur sampai benar-benar kering. Kalau masih lembap, jamur bisa berkembang dan menimbulkan bau yang susah hilang. Untuk area yang sulit dijemur seperti lemari atau rak, coba gunakan silica gel. Pengeringan maksimal bukan cuma bikin ruangan lebih sehat, tapi juga memperpanjang usia barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Membersihkan rumah setelah banjir memang melelahkan, tapi dengan urutan yang tepat semuanya terasa efektif. Kamu bisa menyesuaikan prosesnya dengan kondisi rumahmu, tapi tetap prioritaskan kebersihan dan keamanan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team