- Sumatra Utara: 217 meninggal dunia, 209 hilang
- Sumatra Barat: 129 meninggal dunia, 118 hilang
- Aceh: 96 meninggal dunia, 75 hilang
UPDATE: Korban Bencana Banjir Sumatra 442 Orang Meninggal, 402 Hilang

- 442 korban meninggal dunia dan 402 hilang akibat banjir dan longsor di Aceh-Sumatra
- Sumatra Utara paling terdampak dengan 217 meninggal dunia dan 209 hilang
- Gubernur Sumatra Utara menetapkan status darurat pada 27 November 2025
Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus memperbarui data korban akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Per Minggu (30/11/2025), tercatat ada 442 korban meninggal dunia dan 402 hilang akibat bencana ini.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan, daerah yang paling terdampak adalah Sumatra Utara. Sementara Sumatra Barat disebut lebih bisa dipulihkan dibandingkan Sumatra Utara dan Aceh.
"Apalagi sekarang sudah tidak ada lagi hujan," ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (30/11/2025).
Berikut rincian korban bencana banjir dan longsor Sumatra:
Diketahui, bencana banjir dan longsor di Sumatra mulai terjadi pada 25 November 2025 setelah hujan deras turun tanpa henti. Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution kemudian menetapkan status darurat pada 27 November 2025.



















