Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi desain interior
Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Spacejoy)

Intinya sih...

  • Interior 'lived-in' menjadi tren utama dengan gaya santai dan tidak beraturan

  • Detail dekoratif seperti rumbai dan ornamen akan mendominasi desain interior 2026

  • Kayu dengan nuansa gelap, nuansa warna tanah, smart home, dan sentuhan romansa era regency dan rococo juga akan populer

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahun 2025 jadi tahun yang cukup menarik bagi dunia desain interior. Minimalisme mulai kehilangan popularitas, karena orang-orang membanjiri rumah mereka dengan warna hingga barang-barang yang menunjukkan kepribadian.

Semua tren ini akan berlanjut di tahun 2026, di mana desain yang paling sesuai dengan gaya dan mempriortaskan kebahagiaanmu akan sangat diidamkan. Desain interior akan mendukung rumah menjadi tempat perlindungan yang mendukung koneksi. Mari cari tahu tren apa saja yang dipreksi mendominasi dunia desain interior di tahun 2026 lewat ulasan berikut!

1. Interior 'lived-in'

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Jonathan Borba)

Banyak rumah yang kini mulai menjauh dari kesan terlalu rapi dan lebih memilih gaya santai dan tidak beraturan, seperti memadukan berbagai hal lama dan baru, polos dan bermotif, vintage dan modern. Perpaduan ini disengaja tetapi tidak dibuat-buat.

“Semakin tumbuhnya kesadaran di media sosial bahwa mendekorasi rumah seharusnya tidak hanya untuk terlihat bagus di foto. Kini semakin banyak orang yang menampilkan ruang-ruang mereka apa adanya, sesuai dengan bagaimana ruang itu benar-benar digunakan dan dihuni," ujar Lucy Hammond Giles, direktur di Sibyl Colefax & Fowler, dikutip dari laman Vogue.

Sophie Salata, Head of Brand di Vinterior, sependapat dengan hal tersebut. Dikutip dari laman Vogue, ia mencatat bahwa tahun 2026 akan berfokus pada penggabungan elemen-elemen dan penciptaan ruang yang benar-benar terasa seperti rumah. Ketidaksempurnaan, tatanan yang sedikit berantakan namun lembut, serta interior yang tampak seolah dikumpulkan selama bertahun-tahun terasa sangat relevan dan mengundang saat ini.

2. Detail dekoratif

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Tsuyoshi Kozu)

Detail dekoratif, salah satunya rumbai (fringe) pada tempat tidur, sofa, kursi, dan bantal, merupakan salah satu cara termudah untuk meningkatkan tampilan pelapis furniture, gorden, atau perabot berbahan kain. Rumbai adalah cara sederhana untuk membuat gorden atau kain polos terlihat sangat mewah.

"Detail ornamen, hiasan yang disesuaikan, dan detail arsitektur yang menambah kesan dramatis tanpa membuat ruangan terasa berlebihan, akan jadi tren. Desain menjadi lebih emosional, dan lebih tentang apa yang terasa nyaman, personal, dan abadi," ungkap Stephanie Martin, Stephanie Martin Interior Design, dikutip dari laman Good House Keeping.

Hiasan rumit lainnya juga diprediksi akan kembali populer, seperti tassel bertekstur yang akan menggantikan tepian bergelombang (scalloped edges) yang belakangan ini jadi tren. Tassel yang mewah mulai banyak digunakan pada gorden, furniture, dan bantal, karena tampilannya playful namun tetap lembut.

3. Material kayu semakin diminati

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Lisa Anna)

Kayu dengan nuansa warna lebih gelap kembali populer setelah bertahun-tahun didominasi oleh jenis kayu berwarna terang. Namun, di 2026 kayu yang dipilih adalah yang berkarakter, misalnya burl wood. Ini sejalan dengan peningkatan minat pada furnitur bergaya brutalist dan vintage berukuran besar.

“Pada tahun 2026, ada peningkatan permintaan pada material alami yang menampilkan tekstur dan kedalaman. Banyak orang cenderung memilih batu dengan corak yang dinamis, kayu hangat, dan logam hasil pengerjaan tangan, dipadukan dengan detail arsitektur yang terasa bermakna dan bukan sekadar dekoratif," ujar Elana Tenenbaum Cline, Carta Creatives, dikutip dari laman Good Housekeeping.

Penggunaan material kayu juga didasari oleh keinginan yang semakin besar untuk interior yang terasa membumi, kaya akan indra, dan terhubung dengan lingkungan sekitar.

4. Nuansa warna tanah (earthy color)

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Spacejoy)

Nuansa warna tanah semakin menonjol di tahun 2026. Dusty blue, khususnya, tampak hadir di mana-mana, sering dipadukan dengan warna-warna yang lebih kaya dan bernuansa bumi. Pasangan warna terbaru yang menarik perhatian adalah cokelat tua adalah biru pucat yang lembut dan berkesan powdery.

"Warna cokelat telah menjadi penting, hampir menjadi pengganti yang tepat dari warna hitam, karena memiliki sedikit kehangatan yang lebih lembut," kata Andrea Magno, direktur pemasaran di Benjamin Moore, dikutip dari laman Country Living.

Sementara itu, warna bumi lainnya seperti hijau gelap bernuansa tanah, warna karamel, dan ochre pada pelapis furniture, menjadi palet warna yang bakal populer. Ini menciptakan kesan dramatis yang kuat dan membantu detail arsitektural, seperti bingkai jendela serta lis pintu, tampak lebih menonjol.

5. Fitur smart home dan AI

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/pankaj kanti ghosh)

Tren yang akan meningkat di tahun 2026 adalah integrasi rumah pintar (smart home) dan penggunaan artificial intelligence (AI).

"Ada berbagai tingkatan integrasi smart home, mulai dari penggantian termostat sederhana hingga peralatan rumah tangga, sistem pencahayaan, atau jendela khusus yang dapat dibuka dan ditutup, serta memberikan privasi hanya dengan menekan sebuah tombol," Kristine Anderson, PKA Architecture, dikutip dari laman Good Housekeeping.

Tak hanya itu, elemen dekorasi hingga taman juga akan banyak mengadaptasi teknologi. Misalnya, panel dinding ramping yang secara otomatis dapat menumbuhkan sayuran, hingga tabung hidroponik bersinar di bawah LED yang diatur waktunya oleh AI.

6. Desain dengan sentuhan romansa era regency dan rococo

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Nick Nice)

Untuk membawa tren vintage di tahun 2026, terdapat peningkatan minat terhadap barang-barang dengan nuansa sejarah romantis, misalnya gaya Regency dan Rococo.

"Estetika Rococo memikat dengan keanggunan romantis dan drama yang halus. Untuk menangkap esensinya di rumah modern, bisa menggunakan wallpaper bunga bergaya lukisan tangan yang membangkitkan pesona ruang tamu bergaya Georgia," kata desainer interior Rebecca Hughes, dikutip dari laman Homes & Gardens.

Estetika ini tentang menciptakan ruang yang terasa nostalgia sekaligus canggih tanpa usaha. Ruang itu megah, namun nyaman dan layak huni untuk sehari-hari. Kebangkitan kembali pengaruh Regency dan Rococo sangat terlihat dalam interior masa kini, mulai dari lis dinding, skirting board, dan architrave yang rumit hingga munculnya panel dinding dan manik-manik dekoratif.

7. Pencahayaan artistik

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Pipcke)

Pencahayaan bukan lagi sekadar fungsi, melainkan telah menjadi karya seni dalam sebuah ruangandi tahun 2026. Perlengkapan pencahayaan artistik memancarkan cahaya dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh pencahayaan minimalis. Lampu atap maupun lampu dinding menjadi karya ekspresif yang menarik perhatian baik saat dinyalakan maupun dimatikan, salah satunya yang hadir dengan bentuk-bentuk pahatan.

"Pada tahun 2026, desain interior akan terus mengambil inspirasi dari desain mid-century modern, menekankan garis-garis ramping dan bersih, bentuk geometris yang berani, dan fokus yang lebih tinggi pada keahlian pengrajin," kata Mara Rypacek Miller, pendiri Industville, dikutip dari laman Homes and Gardens.

Ia menambahkan, material berkualitas tinggi seperti kuningan tua, perunggu, dan kaca akan tetap menjadi andalan. Sementara, pencahayaan yang terbuat dari batu alam akan populer.

8. Dapur mendapat sentuhan baru

Ilustrasi desain interior (unsplash.com/Collov Home Design)

Pada tren desain interior 2026, dapur melepaskan identitas fungsionalnya yang kaku dan merangkul nuansa yang lebih lembut. Tren dapur lembut mengubah ruangan yang selama ini dianggap sebagai jantung rumah, menjadi ruang yang nyaman dan hangat, semenarik ruang keluarga.

"Pergeseran desain dapur dari ruang minimalis menuju rumah yang bernuansa moody, berlapis, dan kaya akan kepribadian. Material alami yang rustic, pencahayaan lembut, dan tekstil hangat adalah cara favorit saya untuk menciptakan rasa nyaman di ruangan manapun, dan dapur tidak terkecuali," ungkap desainer interior, Kathy Kuo, dikutip dari laman Homes and Gardens.

Dapur yang lebih lembut memungkinkan untuk menghadirkan tekstur, karya seni, dan kenyamanan, elemen-elemen yang secara tradisional hanya ada di ruang tamu. Misalnya, material kuningan antik, lemari kayu hangat, atau kontras antara kayu dan marmer untuk menghadirkan kedalaman dan tekstur.

Tren desain interior 2026 lebih mengarah ke personalisasi yang percaya diri. Jadi, saat mendesain rumah di tahun ini kamu tak perlu ragu memadukkan ekspresi demi mendapatkan ruang hidup yang nyaman dan menyenangkan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team