Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

​5 Trik Mengetahui Kedalaman Kolam Hanya dengan Melihat Warna Airnya

Kolam renang
Kolam renang (pexels.com/ Thorsten technoman)
Intinya sih...
  • Warna bening transparan menandakan area sangat dangkal, biasanya di bawah 1 meter.
  • Warna biru muda jernih menunjukkan kedalaman sedang, kisaran 1-2 meter.
  • Gradasi biru tua atau turkuis menandakan kedalaman yang cukup dalam, lebih dari 2,5 hingga 5 meter.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sekilas, air kolam renang terlihat sama saja, biru dan jernih. Tapi kalau kamu perhatiin lebih detail, warna air kolam sebenarnya bisa kasih banyak petunjuk, termasuk soal kedalamannya. Ini penting banget, apalagi kalau kamu baru pertama kali datang ke kolam renang dan belum tahu mana area aman buat berdiri atau berenang santai.

Dengan memahami perbedaan warna air, kamu bisa lebih waspada dan menghindari risiko yang gak perlu. Tanpa harus nyemplung dulu, kamu sudah bisa menebak seberapa dalam kolam hanya dari visualnya. Berikut ini trik sederhana yang bisa kamu pakai.

1. Warna bening transparan menandakan area sangat dangkal

Kolam dangkal
Kolam dangkal (pexels.com/ Manuel Campagnoli)

Jika kamu melihat air yang benar-benar bening hingga dasar kolam atau bebatuan di bawahnya terlihat sangat tajam dan mendetail, ini menandakan area tersebut sangat dangkal, biasanya di bawah 1 meter. Cahaya matahari masih mampu menembus hingga ke dasar dan memantul kembali ke mata tanpa mengalami penyaringan warna yang berarti oleh molekul air.

​Pada kedalaman ini, warna yang kamu lihat sebenarnya adalah warna asli dari material dasar kolam, seperti ubin, pasir, atau semen. Kamu harus sangat berhati-hati di area ini karena jarak antara permukaan dan dasar sangat dekat, sehingga dilarang keras untuk melakukan lompatan tegak lurus guna menghindari cedera benturan pada kaki atau kepala.

​2. Warna biru muda jernih untuk kedalaman sedang

Kolam kedalaman sedang
Kolam kedalaman sedang (pexels.com/ Kindel Media)

​Saat dasar kolam mulai terlihat sedikit buram atau warnanya bergeser menjadi biru muda yang cerah, biasanya kedalaman berada pada kisaran 1 hingga 2 meter atau kedalaman setinggi dada hingga kepala orang dewasa. Pada titik ini, molekul air mulai menyerap spektrum cahaya merah dan memantulkan spektrum biru muda kembali ke permukaan.

​Warna biru muda ini memberikan kesan air yang segar dan mengundang, namun kamu tetap bisa melihat bayangan dasar kolam meskipun tidak sedetail pada area dangkal. Bagi perenang pemula, warna biru muda yang cerah adalah indikator zona aman dimana kamu mungkin masih bisa menyentuh dasar dengan ujung kaki jika berdiri tegak.

​3. Gradasi biru tua atau turkuis menandakan kedalaman yang cukup dalam

Kolam renang dalam
Kolam renang dalam (pexels.com/ Jim De Ramos)

Ketika warna air berubah menjadi biru tua yang pekat atau hijau turkuis yang gelap, ini adalah indikasi bahwa kolam tersebut memiliki kedalaman lebih dari 2,5 hingga 5 meter. Di kedalaman ini, hampir semua spektrum warna cahaya hangat (merah, oranye, kuning) telah terserap sepenuhnya oleh air, menyisakan hanya warna biru gelap yang mampu memantul kembali.

​Dasar kolam biasanya sudah tidak terlihat lagi secara mendetail atau hanya tampak sebagai bayangan hitam yang luas. Area dengan warna seperti ini biasanya diperuntukkan bagi penyelam atau peloncat indah. Jika kamu tidak memiliki kemampuan renang yang mumpuni, warna biru tua yang pekat harus dianggap sebagai zona peringatan untuk tidak dimasuki tanpa alat bantu pernapasan atau pelampung.

​4. Warna air kehijauan bisa menipu kedalaman

Kolam renang cukup dalam
Kolam renang cukup dalam (pexels.com/ Matthew)

Air kolam yang tampak kehijauan sering kali bikin orang salah menilai kedalaman. Warna ini bisa muncul karena pencahayaan, pantulan sekitar, atau kualitas air yang kurang optimal.

Kolam dengan warna kehijauan belum tentu dangkal. Justru, warna ini bisa bikin dasar kolam terlihat lebih dekat dari aslinya. Jadi kamu perlu ekstra hati-hati dan jangan langsung mengira kolam aman hanya karena warnanya terlihat terang.

5. Efek bayangan dan hilangnya kontras dasar

Kolam sangat dalam
Kolam sangat dalam (pexels.com/ Rachel Claire)

​Trik terakhir adalah dengan memperhatikan kontras objek yang ada di dasar. Pada area dangkal, bayangan benda yang jatuh ke dasar akan terlihat tajam dengan tepi yang jelas. Namun, seiring bertambahnya kedalaman, tepi bayangan akan mulai mengabur dan akhirnya menghilang sama sekali karena dispersi cahaya di dalam air yang dalam.

​Jika kamu melempar benda ke dalam air dan benda tersebut tampak mengecil dengan cepat serta warnanya memudar menjadi abu-abu atau hitam, itu menandakan kolam tersebut sangat dalam. Hilangnya kontras warna asli benda merupakan tanda bahwa air di bawah sana sudah sangat tebal sehingga cahaya tidak lagi mampu menyinari objek dengan baik.

Mengetahui kedalaman kolam renang gak selalu harus lewat papan informasi. Dengan sedikit kepekaan melihat warna air, gradasi, dan pantulan cahaya, kamu bisa lebih aman dan siap sebelum masuk ke kolam.

Meski begitu, trik ini tetap bersifat panduan awal. Kalau kamu ragu, tetap cek tanda kedalaman atau tanya petugas kolam. Lebih baik waspada daripada ambil risiko yang sebenarnya bisa dihindari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

Jangan Lakukan 5 Hal Ini Ketika Bicara di Depan Anak saat Co-Parenting

07 Jan 2026, 17:15 WIBLife