10 Peribahasa dengan Kata 'Kain', Tahu Arti Sekain Sebaju?

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata kain? Yups, kain memang identik dengan bahan baku pakaian. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kain didefinisikan sebagai barang yang ditenun dari benang kapas. Namun, tahukah kamu bahwa kata kain memiliki makna berbeda jika dirangkai dalam peribahasa?
Peribahasa sendiri merupakan kalimat kiasan yang biasanya memiliki makna tertentu seperti nilai kehidupan, nasihat, perumpamaan, hingga aturan dalam bertingkah laku. Ada banyak peribahasa Indonesia dari yang umum digunakan hingga yang masih jarang diketahui orang. Agar semakin memperkaya wawasanmu, berikut ada beberapa informasi tentang peribahasa yang memuat kata kain untukmu. Baca terus sampai selesai, ya!
1. Pertama ada 'sehari selembar benang, lama-lama jadi sehelai kain'. Peribahasa ini bermakna pekerjaan sulit yang dikerjakan dengan kesabaran, lama-lama akan berhasil

2. Selanjutnya ada peribahasa 'sekain sebaju' yang menggambarkan tentang akrabnya persahabatan

3. Perbuatan sia-sia identik dengan peribahasa 'bagai menjaring angin', tetapi ternyata ada peribahasa lain yang punya makna serupa, yaitu 'menghasta kain sarung'

4. Pernahkah kamu mendapati teman yang memakai barang pinjaman dengan sesuka hatinya? Jika iya, berarti kelakuannya seperti peribahasa 'bagai menyesah kain dapat'

5. Peribahasa 'bagai menggunting dalam lipatan' bisa kamu gunakan untuk menggambarkan pengkhianatan dari orang yang begitu kamu percaya

6. Ada pula peribahasa dengan kata kain yang menggambarkan kondisi seseorang yang miskin sekali. Pernah dengar peribahasa 'kain basah kering di pinggang'?

7. Peribahasa 'lapuk oleh kain sehelai' mengilustrasikan kondisi seseorang yang beristri atau bersuami satu orang dalam hidupnya

8. Peribahasa 'kain pendinding miang, uang pendinding malu' berisi nasihat untuk tidak kikir dan menggunakan segala sesuatu yang dimiliki sebagaimana mestinya

9. Peribahasa 'telah meraba-raba tepi kain' menggambarkan kondisi seseorang yang sakit parah

10. Terakhir ada peribahasa 'kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari' berarti menceraikan istri tua dan mencari istri muda. Duh tega, ya!

Kamu menyangka gak kalau arti peribahasa yang memuat kata kain akan seberagam itu? Semoga kita selalu bisa bersikap selayaknya peribahasa "kain pendinding miang, uang pendinding malu", ya! Menarik 'kan pembahasan seputar peribahasa Indonesia? Yuk, tambah wawawanmu dengan membaca artikel seputar peribahasa lainnya di IDN Times!