Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Kata Seputar Islam yang Sering Salah Tulis, Ramadan atau Ramadhan?

langit-langit masjid (Unsplash.com/Abdullah Oguk)
langit-langit masjid (Unsplash.com/Abdullah Oguk)

Bahasa Indonesia memiliki kosakata yang sangat banyak. Saking banyaknya, versi cetak Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bisa sampai ratusan lembar dan cukup berat untuk dibawa-bawa. Sayangnya, meski semua kata bahasa Indonesia sudah tersusun  rapi di kamus terkadang masih ada saja masyarakat yang menggunakan kata-kata tidak baku dalam menulis.

Contohnya saja lima kata yang terkait agama Islam beikut ini. Kamu pasti pernah salah menuliskan kosakata ini bukan? Hayo, ngaku, deh! Tapi, kamu gak usah khawatir karena melalui artikel ini penulis akan memberitahumu penulisannya yang benar berdasarkan KBBI. Yuk, langsung disimak!

1. Ustaz

ilustrasi berdoa (Freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi berdoa (Freepik.com/rawpixel.com)

Jika membuka KBBI kamu mungkin kesulitan untuk menemukan kata "ustadz" karena penulisannya yang baku bukanlah demikian. Sesuai KBBI, kata yang berarti guru agama atau guru besar laki-laki ini ditulis dengan "ustaz" tanpa huruf D.

Di media, termasuk IDN Times sendiri menggunakan kata ustaz dalam menulis artikel-artikelnya. Setelah membaca tulisan ini harusnya kamu sudah bisa mempraktikkan penulisan kata ustaz secara benar, ya!

2. Azan

langit-langit masjid (Unsplash.com/Abdullah Oguk)
langit-langit masjid (Unsplash.com/Abdullah Oguk)

Kalau kamu masih menulis "adzan" sebaiknya mulai perbaiki dari sekarang, ya. Sebab, berdasarkan KBBI penulisan yang benar adalah "azan" tanpa huruf D di antara huruf A dan Z.

Dalam Islam azan adalah panggilan yang dilakukan oleh sorang muazin sebelum salat dilaksanakan. Ini juga merupakan salah satu cara umat Islam dalam berkomunikasi untuk mengumpulkan orang-orang mengerjakan salat di satu titik tertentu.

3. Salat

Ilustrasi salat (Freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi salat (Freepik.com/rawpixel.com)

Perlu kamu ingat bahwa berdasarkan KBBI penulisan yang benar adalah "salat", bukan "shalat" apalagi "solat". Kegiatan ibadah ini wajib dilakukan oleh umat Islam sebanyak lima kali dalam sehari dan bila ditinggalkan akan berdosa.

Namun, Islam juga mengenal salat sunnah. Berbeda dengan salat wajib, salat sunah bila ditinggalkan tidak akan berdosa tapi bisa meraih pahala jika dikerjakan. Beberapa contoh salat sunnah adalah salat duha, salat hajat, dan salat tarawih.

4. Ramadan

Ilustrasi buka puasa (Freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi buka puasa (Freepik.com/rawpixel.com)

Ada lagi kata yang paling sering ditambahkan huruf lain padahal sebenarnya tidak perlu. Ya, banyak orang yang masih keliru dalam menulis kata Ramadan. Mereka cenderung menggunakan kata "Ramadhan" dibandingkan "Ramadan". Padahal jika melihat KBBI, penulisannya yang benar adalah Ramadan tanpa huruf H.

Ramadan sendiri adalah nama salah satu bulan dalam kalender Hijriah. Ramadan atau yang biasa juga disebut bulan puasa selalu dinanti kehadirannya oleh umat Islam. Sebab, pada bulan ini segala amal ibadah akan diganjar dengan pahala berlipat ganda.

5. Masjid

Majid Baiturrahman (Unsplash.com/julianto saputra)
Majid Baiturrahman (Unsplash.com/julianto saputra)

Mungkin kamu sudah terbiasa mendengar atau melihat kata "masjid" ditulis jadi "mesjid". Namun, kamu harus tahu bahwa penulisan tersebut tidaklah baku. Karena berdasarkan KBBI penulisannya yang baku adalah "masjid".

Menurut KBBI masjid adalah rumah ibadah atau bangunan tempat bersembahyang orang Islam. Selain itu, masjid juga kerap dijadikan sebagai tempat belajar baca tulis kitab suci Al-Qur’an.

Lima kata di atas adalah kosakata umum dalam dunia Islam yang sangat sering salah tulis. Setelah membaca tulisan ini semoga kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Nizam
EditorMuhammad Nizam
Follow Us