ilustrasi seseorang diskusi (freepik.com/freepik)
Literasi gak selalu harus dilakukan sendirian di depan buku atau laptop. Berdiskusi juga bisa menjadi cara yang efektif untuk menguji pemahamanmu. Ketika menjelaskan sebuah konsep kepada teman, kamu akan menyadari bagian mana yang sebenarnya sudah dipahami dan bagian mana yang masih membingungkan. Temanmu juga mungkin memiliki sudut pandang berbeda yang membuatmu melihat materi dari perspektif baru. Proses bertukar gagasan seperti ini bisa membuat pembelajaran terasa lebih hidup.
Namun, diskusi yang produktif bukan sekadar berkumpul dan saling mengiyakan. Cobalah membawa satu pertanyaan atau pendapat yang ingin dibahas. Kalau ada perbedaan pandangan, jangan langsung menganggapnya sebagai perdebatan yang harus dimenangkan. Tanyakan alasan di balik pendapat tersebut dan bandingkan dengan informasi yang sudah kamu baca. Kamu akan belajar bahwa literasi bukan hanya tentang mengetahui jawaban, tetapi juga tentang mampu bertanya, mendengarkan, mempertimbangkan bukti, dan membangun kesimpulan.
Produktif bukan berarti selalu sibuk
Mahasiswa produktif bukan mahasiswa yang kalendernya penuh dari pagi sampai malam. Produktivitas justru terlihat dari kemampuan menentukan mana yang perlu dilakukan, memahami informasi yang diterima, dan menyelesaikan tugas secara efektif. Kebiasaan literasi bisa membantu kamu melakukan semua itu karena kamu menjadi lebih terampil mencari, memahami, dan mengolah informasi. Kamu gak perlu membaca semua hal yang muncul di internet atau mengerjakan semua aktivitas yang ditawarkan. Belajar memilih informasi juga merupakan bagian dari menjadi mahasiswa yang produktif.
Jadi, mulai dari hal kecil yang paling mungkin kamu lakukan. Baca beberapa halaman sebelum kuliah, catat satu gagasan penting, cek sumber sebelum menggunakan informasi, tulis beberapa kalimat setiap hari, lalu diskusikan apa yang kamu pelajari bersama teman. Gak perlu langsung menjalankan semuanya sekaligus karena kebiasaan yang terlalu berat justru mudah ditinggalkan. Pilih satu kebiasaan, lakukan secara konsisten, lalu tambahkan kebiasaan lain ketika sudah mulai terbiasa. Sebab, mahasiswa yang produktif bukan cuma yang mampu menyelesaikan banyak tugas, tetapi juga yang tahu cara belajar, mengolah informasi, dan menggunakan pengetahuannya secara bijak.