Menjadi mahasiswa sering kali terlihat menyenangkan dari luar, tetapi realitanya tidak selalu semudah itu. Tugas menumpuk, tuntutan nilai, organisasi, hingga ekspektasi keluarga bisa menjadi tekanan yang perlahan menguras energi mental. Jika tidak disadari sejak awal, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan mental secara serius.
Kesehatan mental mahasiswa sama pentingnya dengan prestasi akademik yang ingin diraih. Pikiran yang lelah dan emosi yang tidak stabil justru membuat proses belajar menjadi tidak optimal. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami langkah-langkah efektif untuk menjaga kesehatan mental agar tetap seimbang dan produktif.
