Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Novel Romance STEM dengan Tokoh Perempuan Cerdas
film adaptasi The Love Hypothesis (dok. Prime Video/The Love Hypothesis)
  • Lima novel romance berlatar STEM menampilkan perempuan ambisius yang menyeimbangkan karier sains, tekanan akademis atau kerja, serta perkembangan hubungan asmara.
  • The Love Hypothesis, Love on the Brain, dan Deep in Love mengangkat rivalitas akademis atau profesional yang berubah saat tokoh utama bekerja dekat dengan pasangan potensial.
  • Lessons in Chemistry menyoroti diskriminasi gender terhadap kimiawan Elizabeth Zott, sementara The Kiss Quotient mengikuti ekonometrikawan Stella Lane yang mempelajari hubungan romantis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Novel romance dengan latar dunia sains menawarkan sesuatu yang berbeda dari kisah cinta pada umumnya. Selain menghadirkan hubungan romantis yang bikin pembaca ikut senyum-senyum sendiri, cerita-cerita ini juga menyoroti perempuan cerdas yang berjuang membangun karier di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM.

Mulai dari persaingan akademis hingga tantangan menghadapi lingkungan kerja yang didominasi laki-laki, ada banyak konflik menarik yang membuat perjalanan para tokohnya terasa lebih berwarna. Berikut lima novel romance tentang perempuan di bidang sains yang menarik untuk dibaca, terutama bagi yang menyukai tokoh perempuan ambisius dengan kisah cinta yang tidak kalah seru.

1. The Love Hypothesis — Ali Hazelwood

The Love Hypothesis (penguinrandomhouse.com)

Ceritanya mengikuti Olive Smith, seorang mahasiswa doktoral di bidang biologi yang berusaha meyakinkan sahabatnya bahwa ia sudah memiliki pasangan. Untuk membuktikannya, Olive nekat mencium Adam Carlsen, profesor muda yang dikenal galak dan sulit didekati. Situasi semakin rumit ketika keduanya sepakat menjalani hubungan pura-pura, padahal perasaan yang muncul perlahan mulai sulit dikendalikan.

Ali Hazelwood berhasil memadukan kehidupan akademis yang penuh tekanan dengan dinamika hubungan romantis yang menghibur. Olive bukan hanya harus menghadapi urusan asmara, tetapi juga tuntutan penelitian dan persaingan di lingkungan universitas. Di sisi lain, Adam yang awalnya terlihat dingin ternyata memiliki sisi yang lebih lembut daripada dugaan Olive.

2. Love on the Brain — Ali Hazelwood

Love on the Brain (alihazelwood.com)

Love on the Brain menghadirkan tokoh utama perempuan yang bekerja sebagai ahli neuroteknik bernama Bee Königswasser. Ia mendapatkan kesempatan emas untuk memimpin sebuah proyek yang berkaitan dengan ilmu saraf dan teknologi luar angkasa bersama NASA. Namun, kegembiraannya langsung berubah ketika mengetahui bahwa rekan pemimpin proyek tersebut adalah Levi Ward, teman sekaligus rival akademisnya saat masih menempuh pendidikan pascasarjana.

Levi selama ini terkesan tidak menyukai Bee, sehingga bekerja bersama dengannya bukanlah situasi yang mudah. Seiring berjalannya proyek, Bee harus menghadapi berbagai masalah, mulai dari peralatan yang hilang hingga intrik di lingkungan kerja. Di tengah tekanan tersebut, Levi justru menunjukkan sikap yang berbeda dari dugaan Bee dan perlahan menjadi sosok yang bisa ia percaya.

3. Lessons in Chemistry — Bonnie Garmus

Lessons in Chemistry (bonniegarmus.com)

Berlatar tahun 1960-an, Lessons in Chemistry mengikuti kehidupan Elizabeth Zott, ahli kimia brilian yang harus menghadapi diskriminasi gender di lingkungan akademis. Meski memiliki kemampuan dan ambisi besar, Elizabeth berkali-kali mengalami hambatan karena dunia sains pada masa itu belum memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan. Kehidupannya berubah ketika bertemu Calvin Evans, ilmuwan berbakat yang juga bekerja di lembaga penelitian yang sama.

Keduanya menjalin hubungan yang didasari ketertarikan intelektual, meski perjalanan mereka tidak selalu berjalan mulus. Kisah Elizabeth semakin menarik ketika ia menjadi ibu tunggal dan menerima pekerjaan sebagai pembawa acara memasak di televisi bernama Supper at Six. Alih-alih sekadar mengajarkan resep kepada para penonton, ia menggunakan acara tersebut untuk memperkenalkan prinsip-prinsip kimia.

4. The Kiss Quotient — Helen Hoang

The Kiss Quotient (helenhoang.com)

The Kiss Quotient menghadirkan Stella Lane, ekonometrikawan sukses yang terbiasa memahami dunia melalui angka dan pola. Kemampuannya dalam matematika membuatnya unggul dalam pekerjaan, tetapi urusan hubungan romantis justru menjadi tantangan tersendiri. Stella yang berada dalam spektrum autisme merasa kesulitan menghadapi sejumlah aspek kencan dan keintiman fisik.

Karena ingin mendapatkan pengalaman serta memahami hubungan romantis dengan lebih baik, ia memutuskan menyewa Michael Phan untuk membantunya belajar tentang dunia percintaan. Michael adalah pria penuh perhatian dan memiliki kehidupan pribadi yang tidak sesederhana penampilannya. Kesepakatan awal mereka perlahan berkembang menjadi hubungan yang lebih dekat ketika keduanya mulai saling mengenal di luar sesi yang sudah direncanakan.

5. Deep in Love — Nicole Cubba

Deep in Love (goodreads.com)

Pembaca diajak mengikuti Charlie Bowen, mahasiswa doktoral berusia 26 tahun yang menekuni bidang biologi evolusioner. Charlie memiliki prinsip hidup yang terinspirasi dari Charles Darwin, yang membantunya tetap fokus pada penelitian sekaligus menjaga jarak dari urusan perasaan. Kesempatan besar datang ketika ia terpilih menjadi penasihat ilmiah di kapal penelitian SeaStar untuk membantu sebuah proyek dokumenter tentang laut dalam.

Namun, pengalaman yang seharusnya menjadi pencapaian penting dalam karier akademisnya berubah rumit ketika ia mengetahui bahwa Mateo Alvarez, rival akademis yang selama ini bersaing dengannya, juga ikut dalam ekspedisi tersebut. Bekerja bersama di atas kapal membuat Charlie dan Mateo tidak punya banyak ruang untuk menghindari satu sama lain. Situasi semakin menarik ketika keduanya terjebak dalam kondisi yang memaksa keduanya bekerja sama dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama.

Deretan novel romance tentang perempuan di bidang sains ini menawarkan lebih dari sekadar kisah cinta yang manis. Dari kelima novel di atas, mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article