Comscore Tracker

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee Beasiswa

#EdFunFact Tanya boleh, tapi jangan kebangetan

Mendapatkan beasiswa bagi banyak orang merupakan hal yang sangat diinginkan. Dengan mendapatkan beasiswa kita dapat melanjutkan studi dengan gratis serta jalan-jalan ke luar negeri apabila mendapatkan beasiswa luar negeri. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi mengenai beasiswa yang paling dekat adalah dengan bertanya dengan para awardee—sebutan untuk para peraih beasiswa.

Namun begitu, ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya kamu hindari agar para awardee mau memberikan informasi mengenai beasiswa yang ingin kamu ketahui. Bukan karena para awardee ini ingin dihormati, namun agar mereka dapat memberi jawaban yang ringkas dan detail.

Berikut adalah pertanyaan yang sebaiknya kamu hindari ketika bertanya kepada awardee dan pertanyaan-pertanyaan ini sering dilontarkan oleh penanya.

1. Tanya soal syarat-syarat pengajuan beasiswa

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee BeasiswaPexels/Startup Stock Photos

Ketika bertanya kepada awardee, kita sering lupa bahwa semua informasi tentang persyaratan suatu beasiswa biasanya sudah terpampang jelas di website beasiswa tersebut. Seperti beasiswa LPDP, AAS, Turkiye Burslari, ASEAN-New Zealand, DAAD dan lain sebagainya sudah memberikan informasi dengan jelas mengenai persyaratan yang harus dilengkapi.

Tentunya akan jadi pertanyaan yang membosankan kalau kamu mengajukannya pada awardee. Lebih baik tanyakan hal-hal selain persyaratan yang sudah jelas tersebut. Misalnya, step by step mengumpulkan syarat. Jangan malas untuk mengunjungi website-website pengelola beasiwa, ya!

2. Jurusan yang ingin kamu pelajari

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee BeasiswaPixabay/Wokandapix

Tentang hal ini sebenarnya boleh saja ditanyakan. Namun ada baiknya sebelum kamu menanyakan ini kepada awardee dan nantinya malah gak dijawab, lebih baik kamu tentukan dulu jurusan apa yang cocok dan ingin kamu pelajari. Meskipun awardee memang sudah menerima beasiswa, tetapi mereka bukanlah dewa maupun mentalist yang tahu kamu harus mengambil jurusan apa.

3. Minta dicarikan beasiswa

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee BeasiswaPexels/energepic.com

Nah, pertanyaan ini sebenarnya pernah ditanyakan kepada awardee. Ada seorang calon penerima beasiswa langsung nembak dengan kalimatbegini: “aku mau lanjut studi, cariin beasiswa dong buat aku."  Memang terdengar kasar, tapi benar-benar pernah ada lho awardee yang ditanya seperti ini. Barangkali maksudnya penanya ini ingin mendapatkan rekomendasi beasiswa dari awardee, namun tentu saja pertanyaan seperti itu kurang tepat.

Jika pertanyaannya lebih jelas dengan menanyakan nama-nama penyedia beasiswa, para awardee pasti akan memberi tahu dengan senang hati. Ingat, awardee pun telah berjuang mencari beasiswa yang cocok dan akhirnya ia dapatkan. Segala prosesnya ia lakukan sendiri, bukan karena dicarikan beasiswa sebegitu mudahnya.

4. Minta dibuatkan motivation letter

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee BeasiswaPixabay/Free-Photos

Motivation letter merupakan salah satu hal paling krusial dalam pengajuan beasiswa. Hal ini karena di dalam motivation letter kita harus mengisinya dengan alasan mengapa kamu ingin dapat beasiswa ini dan studi plan serta kontribusi apa yang ingin kamu lakukan ketika lulus nanti.

Di dunia digital sekarang ini, contoh motivation letter sudah bertebaran di internet. Ada baiknya kamu cek dulu di internet dan tanyakan dirimu sendiri apa yang ingin kamu tuliskan di motivation letter. Boleh saja meminta para awardee untuk mengoreksi motivation letter kamu, tapi jangan sampai minta dibuatkan motivation letter karena toh beasiswa ini kamu yang membutuhkan. Kamu sendiri pula yang lebih mengetahui kebutuhan dan minatmu sehingga motivation letter ini berisi tentang kejujuran dari dalam dirimu.

5. Menawar persyaratan

5 Pertanyaan yang 'Haram' Kamu Ajukan Kepada Awardee BeasiswaPixabay/JESHOOTS

Biasanya persyaratan bahasa yang menjadi kesulitan dalam melamar beasiswa, contohnya adalah beberapa penyedia beasiswa biasanya mensyaratkan IELTS dengan score 6.5 dan itu merupakan syarat yang sudah jelas. Awardee adalah penerima beasiswa, bukan penyedia sehingga jangan sampai menanyakan hal konyol seperti ini padanya ya.

Kalau kamu benar-benar berniat mendapatkan beasiswa kuliah tentu ada usaha keras yang harus dilakukan. Alih-alih menanyakan dan meminta 5 hal di atas, lebih baik kamu minta kisah-kisah inspiratif dari para awardee sehingga bisa memotivasimu untuk berjuang lebih keras. Semoga berhasil ya!

Adli Hazmi Photo Writer Adli Hazmi

Perfectionist Gemini

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina

Berita Terkini Lainnya