TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

8 Hal Paling Membingungkan tentang INFJ, Sering Bikin Gagal Paham

INFJ punya sifat yang bertolak belakang

ilustrasi perempuan sedang menatap cermin (pexels.com/JESSICA TICOZZELLI)

Seringkali INFJ gak hanya membingungkan kepribadian MBTI lainnya dengan ucapan-ucapan tersirat maupun topik pembicaraan yang abstrak, tetapi juga dengan perilakunya yang kontradiktif dan berubah-ubah. INFJ pun sering dianggap labil atau bahkan bermuka dua karena sifatnya yang bikin orang lain bingung sekaligus gagal paham.

Padahal memang ada beberapa sifat bertentangan yang dimiliki kepribadian INFJ. Nah, untuk lebih memahaminya, mari kita simak delapan hal paling membingungkan tentang INFJ menurut Truity berikut!

1. INFJ mengaku lelah tanpa mau menjelaskan alasannya

ilustrasi perempuan yang kelelahan sepulang kerja (pexels.com/Ron Lach)

INFJ mungkin saja gak dapat menyembunyikan wajah lelahnya di depan orang lain. Mereka mungkin juga mengeluh mengenai betapa lelahnya mereka.

Namun INFJ seringkali enggan membahas hal-hal yang membuat mereka lelah. Ini karena mereka terkadang juga merasa kesulitan untuk menjelaskan hal apa yang sebenarnya membuat mereka merasa begitu kewalahan.

2. Mereka memiliki pendapat tetapi tidak selalu ingin menyampaikan pendapatnya

ilustrasi perempuan yang mengabaikan laki-laki (pexels.com/Keira Burton)

Kamu mungkin pernah melihat INFJ dengan penuh semangat dan keyakinan menjelaskan opininya mengenai suatu hal. Namun di kesempatan lain, INFJ hanya diam saja mendengarkan dan enggan memberikan pendapat.

Sebenarnya hal ini wajar karena INFJ sangatlah selektif dalam memilih topik pembicaraan yang akan mereka bawakan dengan orang lain. Mereka akan memilah topik-topik tersebut menurut tingkat kenyamanannya. Maklum, pendapat mereka hampir selalu berbeda dengan pendapat orang-orang pada umumnya, sehingga mereka sangat berhati-hati.

3. INFJ setia dan penuh perhatian, tetapi suka menghilang dan terdistraksi

ilustrasi dua orang perempuan sedang berpelukan (pexels.com/Thirdman)

Gak perlu diragukan lagi, INFJ adalah kepribadian yang menghargai kesetiaan dan penuh perhatian terhadap orang lain. Namun sebagai introvert, INFJ pun butuh waktu menyendiri. Mereka juga sering hanyut dalam pikiran mereka sendiri di tengah-tengah percakapan dengan orang lain.

Saat hal itu terjadi, kamu mungkin menganggapnya tengah melakukan tarik-ulur atau bahkan ghosting dan gak benar-benar peduli padamu. Kamu mungkin juga merasa khawatir akan kondisi dirinya saat sedang menghilang.

Namun percayalah bahwa hal ini adalah hal yang wajar bagi INFJ. Kamu hanya perlu menunggu dan INFJ akan menghubungimu lagi tanpa merasa canggung.

Baca Juga: 6 Cara Agar INFJ Bisa Membuka Diri, Gak Sulit Kok!

4. Mereka bisa menjadi orang yang peka sekaligus naif

ilustrasi perempuan yang sedang berpikir sembari memegang ponsel (pexels.com/Alex Green)

INFJ sangat mempercayai intuisi mereka sehingga mereka gak mudah dibohongi atau terkecoh dengan suatu hal. Mereka bisa menyadari kejanggalan sekecil apapun dengan mudah.

Di sisi lain, INFJ juga adalah kepribadian yang naif. Terkadang mereka terlalu optimis dan menaruh rasa empati serta peduli yang tinggi pada orang lain. Alhasil, gak jarang mereka sulit percaya bahwa ada orang yang berniat buruk pada mereka.

5. INFJ menginginkan hubungan yang mendalam tetapi sulit terbuka pada orang lain

ilustrasi perempuan yang menolak (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

INFJ sangat enggan membebani orang lain dan ingin selalu terlihat bisa diandalkan. Karena itulah, sulit bagi mereka untuk membagikan pikiran dan perasaan terdalam mereka kepada orang lain. Padahal, sebenarnya mereka sangat ingin memiliki hubungan akrab dengan orang lain.

Jadi, bila INFJ menceritakan hal yang bersifat pribadi padamu, itu menandakan bahwa dirinya telah memercayaimu. Namun bila INFJ masih kesulitan untuk bersikap terbuka, bukan berarti mereka gak menyayangimu. Mereka hanya butuh waktu untuk bisa merasa nyaman dan diyakini bahwa kamu akan selalu menerima sisi-sisi terlemahnya.

6. Mereka berjiwa bebas tetapi juga kaku

ilustrasi perempuan yang berjiwa bebas (unsplash.com/Becca Tapert)

INFJ gak suka dikekang dan memiliki dorongan dalam diri untuk mengekspresikan dirinya. Namun, mereka juga seorang idealis yang tetap berpegangan teguh pada standar keyakinan tertentu.

Memang mereka gak selalu taat pada aturan, tetapi mereka percaya bahwa hidup harus berjalan seimbang. Hal inilah yang membuat kebebasan mereka tetap terkendali. Dan ketika INFJ bersikap impulsif, mereka biasanya berhasil menjaga diri mereka sendiri berkat sifat judging mereka.

7. INFJ sangat menghargai seni asalkan sesuai dengan standarnya

ilustrasi perempuan yang sedang menikmati seni (unsplash.com/gilber franco)

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, karena memiliki jiwa yang bebas ditambah dengan kepekaan mereka yang tinggi, INFJ sangat menghargai seni. Akan tetapi, sebagai kepribadian yang idealis, mereka hanya menganggap seni sebagai sesuatu yang memiliki makna yang rumit.

INFJ gak melihat seni berdasarkan baik atau buruknya seperti seorang ahli, melainkan seberapa dalam makna yang tersirat di dalamnya. Mereka suka memahami sesuatu dengan perasaan dan intuisi mereka. Ini tentu sering membingungkan kebanyakan orang.

Baca Juga: 5 Alasan INFJ Susah Punya Pacar, Idealis!

Verified Writer

Rastianta Rinandani

Instagram: rastiantar

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya