ilustrasi sekelompok pelajar bercengkrama (pexels.com/cottonbro)
Dilansir Collins Dictionary, study tour adalah sebuah perjalanan atau tur yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mempelajari sesuatu, seperti bahasa. Selama study tour, peserta biasanya mengunjungi tempat-tempat tertentu yang relevan dengan bidang studi mereka, seperti museum, pabrik, situs bersejarah, laboratorium, atau institusi pendidikan lainnya. Dalam proses belajar mengajar, memberikan teori saja sebenarnya tidak cukup, pembelajaran informal seperti study tour juga perlu dilakukan oleh siswa.
Dikutip Jurnal Online, Field Learning in Social Work Education: Implications for Educators and Instructors, yang ditulis oleh Eleni Papouli, PhD, seorang profesor di Universitas West Attica, pembelajaran informal adalah jenis pembelajaran yang terjadi melalui pengalaman sehari-hari di luar lingkungan formal seperti kelas atau laboratorium. Ini memungkinkan siswa untuk memperoleh pengetahuan, nilai, dan keterampilan yang diperlukan untuk profesi pekerjaan sosial dengan cara yang praktis dan langsung.
Maka dari itu, siswa memerlukan pengalaman langsung untuk melihat dan mempraktikkan suatu proses. Study tour memberikan peluang baru dalam pembelajaran dengan memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan baru dan mengembangkan keterampilan interpersonal. Kegiatan ini juga merangsang rasa ingin tahu siswa karena mereka akan menemukan banyak hal menarik di tempat baru yang mereka kunjungi.