Bayu Oktara, dalam perilisan buku karyanya berjudul Suara yang Menggerakkan Dunia di Gramedia Jalma. 10 Juni 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Meski banyak membahas public speaking, buku ini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang sering tampil di atas panggung. Bayu menegaskan, bahwa isi buku relevan untuk berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, profesional, pemimpin organisasi, pejabat publik, hingga siapa saja yang ingin berkomunikasi lebih efektif.
Baginya, banyak orang sebenarnya tidak kekurangan ide. Tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana ide tersebut dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan mampu menyentuh hati orang lain.
"Kita tidak habis ide, tetapi sering kali belum bisa menyampaikan ide dengan baik. Ketika pesan bisa dipahami dan menyentuh hati, maka dampaknya akan jauh lebih besar," ungkap Bayu.
Pesan inilah yang menjadi benang merah dari keseluruhan buku. Bahwa suara yang dimiliki setiap orang sesungguhnya memiliki potensi untuk menggerakkan lingkungan, komunitas, bahkan dunia di sekitarnya ketika digunakan dengan cara yang tepat.
Peluncuran Suara yang Menggerakkan Dunia menjadi bukti komitmen Bayu Oktara untuk membagikan pengalaman dan pengetahuan komunikasinya kepada masyarakat yang lebih luas. Buku ini tidak hanya menawarkan teori public speaking, tetapi juga panduan membangun pengaruh melalui komunikasi yang empatik, autentik, dan relevan dengan tantangan masa kini.
Bagi kamu yang ingin meningkatkan kemampuan berbicara, membangun personal branding, atau belajar menyampaikan ide dengan lebih efektif, Suara yang Menggerakkan Dunia bisa menjadi salah satu bacaan yang layak masuk dalam daftar buku pengembangan diri tahun ini.