Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Skill Public Speaking di Dunia Kerja, Bikin Karier Melesat!

5 Skill Public Speaking di Dunia Kerja, Bikin Karier Melesat!
ilustrasi bicara di depan rapat kerja (freepik.com/mediaphotos)
Intinya Sih
  • Public speaking jadi skill penting di dunia kerja karena memengaruhi kesan pertama, kepercayaan diri, dan profesionalitas saat berkomunikasi.

  • Kemampuan utama yang perlu diasah meliputi percaya diri, struktur pembicaraan, intonasi-artikulasi, membaca audiens, serta mengelola rasa gugup.

  • Kemampuan public speaking bisa dilatih lewat latihan rutin seperti presentasi kecil atau diskusi tim untuk meningkatkan performa dan membuka peluang karier lebih luas.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Public speaking gak cuma berdiri di depan banyak orang lalu berbicara panjang lebar. Di dunia kerja, kemampuan ini adalah skill penting yang membedakan kamu dari orang lain. Entah saat presentasi, meeting, atau sekadar menyampaikan laporan ke atasan, cara kamu berbicara yang akan menentukan kesan pertama. Nah, kabar baiknya, public speaking bukan bakat bawaan, tapi keterampilan yang bisa dilatih.

Semakin sering diasah, kamu bisa tampil lebih percaya diri di depan siapa pun. Biar gak bingung harus mulai dari mana, ada beberapa skill dasar yang wajib kamu kuasai. Skill ini simpel, tapi dampaknya besar untuk karier jangka panjang. Yuk, simak lima skill public speaking yang berguna di dunia kerja berikut ini.

1. Percaya diri saat berbicara di depan umum

ilustrasi percaya diri
ilustrasi percaya diri (freepik.com/syda_productions)

Percaya diri menjadi kunci utama dalam public speaking yang efektif. Tanpa rasa percaya diri, pesan sebagus apa pun tetap terdengar meragukan dan kurang meyakinkan. Saat kamu berbicara dengan tenang dan yakin, audiens lebih mudah percaya dengan isi yang kamu sampaikan. Percaya diri membantu kamu mengontrol bahasa tubuh, intonasi, dan kontak mata.

Di kantor, skill ini sangat berguna saat presentasi, memimpin rapat, atau menyampaikan ide baru. Gugup memang wajar, tapi bisa dikurangi dengan persiapan dan latihan rutin. Semakin sering kamu mencoba, kamu akan semakin terbiasa menghadapi banyak pasang mata. Percaya diri bukan berarti sok tahu, tapi yakin pada materimu.

2. Kemampuan mengatur struktur pembicaraan

ilustrasi presentasi kerja
ilustrasi presentasi kerja (freepik.com/The Yuri Arcurs Collection)

Public speaking yang baik pasti punya alur yang jelas dan mudah dipahami. Di dunia kerja, mereka gak punya banyak waktu untuk mendengarkan hal yang bertele-tele. Jadi, kamu perlu menyusun pembicaraan dengan struktur yang rapi. Struktur yang jelas membantu audiens menangkap isi poin utama yang kamu sampaikan.

Bisa dengan memberikan gambaran masalah terlebih dulu, lanjutkan solusi, lalu tutup dengan kesimpulan. Dengan alur yang teratur, pesanmu terkesan lebih profesional dan terarah. Skill ini menunjukkan bahwa kamu bisa berpikir sistematis dan siap dengan materi. Semakin terstruktur cara kamu berbicara, semakin mudah orang memahami apa yang kamu sampaikan.

3. Kemampuan mengontrol intonasi dan artikulasi

ilustrasi bicara dengan teman kerja
ilustrasi bicara dengan teman kerja (freepik.com/nirat.pix)

Cara kamu mengucapkan kata juga sama pentingnya dengan isi yang kamu sampaikan. Intonasi yang datar membuat audiens cepat bosan meski materinya menarik. Tapi, intonasi yang tepat justru menekankan poin penting untuk membangun emosi pendengar. Artikulasi yang jelas sangat membantu pesan tersampaikan tanpa salah paham.

Di dunia kerja, komunikasi yang jelas adalah hal yang penting biar gak terjadi miskomunikasi. Mengatur tempo bicara salah satu bagian dari skill ini biar gak terlalu cepat atau terlalu lambat. Kamu bisa melatihnya dengan merekam suaramu sendiri lalu mengevaluasi cara berbicara. Dengan intonasi dan artikulasi yang baik, kamu terlihat lebih profesional dan meyakinkan.

4. Kemampuan membaca audiens

ilustrasi mengajak interaksi pendengar
ilustrasi mengajak interaksi pendengar (freepik.com/thanyakij-12)

Public speaking gak cuma berbicara, tapi kemampuan untuk mendengarkan dan membaca situasi. Di kantor, audiens bisa dari rekan kerja, atasan, atau klien dengan latar belakang berbeda. Kamu harus peka terhadap ekspresi, bahasa tubuh, dan respons mereka. Kalau terlihat bosan, tandanya kamu perlu mempercepat atau menyederhanakan penjelasan.

Kalau mereka terlihat antusias, kamu bisa menggali lebih dalam topik tersebut. Skill membaca audiens membuat komunikasi dua arah jadi lebih hidup. Ini membantu kamu menyesuaikan gaya bahasa biar lebih nyambung. Semakin peka kamu terhadap audiens, semakin efektif pesan yang disampaikan.

5. Kemampuan mengelola rasa gugup

ilustrasi belajar tetap tenang
ilustrasi belajar tetap tenang (freepik.com/zinkevych)

Rasa gugup sebelum berbicara di depan umum adalah hal normal. Bahkan pembicara profesional juga pernah merasakannya. Bedanya, mereka tahu cara mengelolanya dengan baik dan benar. Di dunia kerja, kemampuan ini penting untuk mendukung performa kamu tetap stabil saat presentasi.

Teknik sederhana seperti menarik napas dalam, melakukan persiapan, dan datang lebih awal bisa membantu menenangkan diri. Fokus pada pesan yang ingin disampaikan membantumu mengalihkan pikiran dari rasa cemas. Jangan terlalu keras pada diri sendiri kalau melakukan kesalahan kecil. Dengan latihan dan pengalaman, rasa gugup semakin mudah dikendalikan.

Public speaking bisa dijadikan investasi jangka panjang untuk mengembangkan karier. Skill ini membantumu tampil lebih profesional, percaya diri, dan dihargai di lingkungan kerja. Lima kemampuan ini bisa mulai kamu latih mulai dari sekarang tanpa menunggu kesempatan besar. Mulai dari presentasi kecil di tim, diskusi ringan, atau sekedar latihan di depan cermin.

Semakin sering kamu latihan, pasti akan semakin terasa peningkatannya. Dunia kerja selalu menuntut komunikasi yang jelas dan efektif, jadi jangan remehkan kemampuan berbicara di depan umum. Dengan public speaking yang baik, peluang karier pasti terbuka lebih lebar. Yuk, mulai asah skill ini dan rasakan manfaatnya di dunia kerja!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More