Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi perempuan sedang membaca buku (openverse.com/tranmautritam)
ilustrasi perempuan sedang membaca buku (openverse.com/tranmautritam)

Intinya sih...

  • Attached karya Amir Levine, M.D. dan Rachel Heller membahas teori attachment dengan bahasa yang mudah dipahami, cocok untuk membangun relasi lebih stabil.

  • The 5 Love Languages karya Gary Chapman membantu memahami cara setiap orang menerima dan mengekspresikan kasih sayang, relevan untuk pasangan, keluarga, dan pertemanan.

  • Set Boundaries, Find Peace karya Nedra Glover Tawwab mengajak belajar membuat batasan yang sehat tanpa merasa bersalah, terutama buat kamu yang sering kesulitan berkata "tidak" dalam hubungan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Valentine gak melulu soal bunga dan cokelat. Momen ini juga bisa jadi waktu yang tepat buat refleksi: sudah sejauh mana kamu mengenal diri sendiri dan pola hubungan yang kamu jalani? Kalau ingin mencintai dengan lebih dewasa, baik ke pasangan maupun ke diri sendiri, lima buku self development ini bisa jadi teman yang pas.

1. Attached karya Amir Levine, M.D. dan Rachel Heller

Attached karya Amir Levine dan Rachel Heller (penguinrandomhouse.com)

Buku ini membahas teori attachment; secure, anxious, dan avoidant, dengan bahasa yang mudah dipahami. Kamu jadi bisa mengenali pola hubungan yang sering berulang dan memahami kenapa ada orang yang terasa “mengejar” sementara yang lain justru “menjauh”. Cocok buat yang ingin membangun relasi lebih stabil dan sadar diri.

2. The 5 Love Languages karya Gary Chapman

The 5 Love Languages karya Gary Chapman (amazon.com)

Konsep lima bahasa cinta mungkin terdengar sederhana, tapi dampaknya besar. Buku ini membantu kamu memahami cara setiap orang menerima dan mengekspresikan kasih sayang, mulai dari words of affirmation sampai acts of service. Gak cuma relevan untuk pasangan, tapi juga untuk relasi keluarga dan pertemanan.

3. Set Boundaries, Find Peace karya Nedra Glover Tawwab

Set Boundaries, Find Peace karya Nedra Glover Tawwab (penguinrandomhouse.com)

Mencintai bukan berarti selalu mengalah. Lewat buku ini, kamu diajak belajar membuat batasan yang sehat tanpa merasa bersalah. Penjelasannya praktis dan aplikatif, terutama buat kamu yang sering kesulitan berkata “tidak” dalam hubungan.

4. The Gifts of Imperfection karya Brené Brown

The Gifts of Imperfection karya Brené Brown (amazon.com)

Brené Brown mengajak pembaca berdamai dengan rasa tidak sempurna. Buku ini membahas keberanian untuk menjadi autentik dan menerima diri sendiri apa adanya. Pas untuk kamu yang sering overthinking soal ekspektasi pasangan atau standar sosial.

5. How to Do the Work karya Dr. Nicole LePera

How to Do the Work karya Dr. Nicole LePera (amazon.com)

Kalau ingin menggali lebih dalam, buku ini membahas proses healing dari pola lama dan luka emosional yang sering tak disadari. Dr. LePera menekankan pentingnya kesadaran diri agar kamu gak terus mengulang siklus hubungan yang sama.

Valentine bisa jadi momentum untuk berhenti sejenak dan melihat ke dalam. Sebab sebelum mencintai orang lain dengan sehat, kamu perlu memahami diri sendiri terlebih dulu. Lewat buku-buku ini, kamu bukan cuma belajar tentang hubungan, tapi juga tentang versi diri yang lebih utuh dan dewasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team