5 Rekomendasi Buku Favorit Putri Diana yang Wajib Dibaca

- The Shell Seekers karya Rosamunde Pilcher: Novel hangat dan reflektif tentang keluarga, ingatan, dan cinta lintas generasi. Fokus pada hubungan manusia jadi daya tarik utama bagi Diana.
- A Woman of Substance karya Barbara Taylor Bradford: Kisah perempuan kuat yang tetap emosional dan manusiawi. Penuh drama personal dan relasi kompleks, sangat resonan dengan Diana.
- Love Story karya Erich Segal: Novel romantis sederhana tapi emosional, berfokus pada cinta dan kehilangan. Merepresentasikan seleranya pada romansa yang tulus.
Princess Diana dikenal sebagai pembaca yang mencari pelarian dari tekanan hidup kerajaan. Ia cenderung menyukai novel dengan emosi kuat, hubungan antarmanusia yang kompleks, dan cerita yang memberi rasa hangat. Pilihannya banyak jatuh pada fiksi populer yang fokus pada karakter, bukan bacaan “berat” atau intelektual elitis. Buku-buku ini mencerminkan sisi Diana yang sensitif, empatik, dan butuh ruang aman lewat cerita. Berikut beberapa judul yang kerap disebut sebagai bacaan favoritnya.
1. The Shell Seekers karya Rosamunde Pilcher

Novel ini disebut sebagai salah satu buku favorit Diana karena temanya tentang keluarga, ingatan, dan cinta lintas generasi. Ceritanya hangat dan reflektif, jauh dari intrik politik atau kekuasaan. Diana menyukai cara buku ini memotret emosi dengan lembut. Fokus pada hubungan manusia jadi daya tarik utama. Buku ini sering dibaca ulang olehnya.
2. A Woman of Substance karya Barbara Taylor Bradford

Kisah perempuan yang membangun hidupnya sendiri dari nol ini sangat resonan dengan Diana. Novel ini menampilkan tokoh perempuan kuat yang tetap emosional dan manusiawi. Diana dikenal menyukai cerita tentang ketahanan perempuan. Buku ini juga penuh drama personal dan relasi kompleks. Gaya bertuturnya mudah diikuti dan emosional.
3. Love Story karya Erich Segal

Novel romantis klasik ini termasuk bacaan favorit Diana semasa muda. Ceritanya sederhana tapi emosional, berfokus pada cinta dan kehilangan. Diana menyukai kisah cinta yang intens dan tragis. Buku ini merepresentasikan seleranya pada romansa yang tulus. Pendek dan membekas.
4. Kane and Abel karya Jeffrey Archer

Diana diketahui menikmati novel dengan alur kuat dan konflik personal yang tajam. Buku ini menawarkan drama, ambisi, dan persaingan hidup. Meski temanya tentang kekuasaan, fokusnya tetap pada manusia di baliknya. Diana menyukai cara Archer membangun karakter. Ini salah satu bacaan populernya.
5. Serial Barbara Cartland karya Barbara Cartland

Barbara Cartland adalah nenek tiri Diana, dan Diana tumbuh dengan membaca novel-novelnya. Meski sering dianggap terlalu romantis, buku-buku ini jadi pelarian emosional Diana. Ia menyukai dunia romansa yang aman dan ideal. Bacaan ini dekat secara personal. Bukan soal kualitas sastra, tapi kenyamanan.
Pilihan bacaan Princess Diana menunjukkan bahwa ia mencari kehangatan, empati, dan pelarian dari dunia yang menekannya. Ia tidak membaca untuk pamer selera, tapi untuk merasa dimengerti. Novel-novel yang ia sukai cenderung emosional, berfokus pada relasi, dan memberi rasa aman. Dari sini terlihat sisi Diana yang sangat manusiawi. Membaca buku favoritnya adalah cara lain memahami dirinya, di luar sorotan kamera.


















