Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Finishing Ruangan Soft Minimalism Bikin Interior Terasa Hangat
ilustrasi ruangan scandinavia minimalis (unsplash.com/Raphael Ajani Kamali Akio Merchant)

Gaya soft minimalism semakin diminati karena mampu menghadirkan hunian yang sederhana, rapi, sekaligus terasa hangat. Berbeda dengan konsep minimalis yang cenderung kaku. Soft minimalism memadukan garis-garis bersih dengan material, warna, dan tekstur yang memberikan kesan nyaman.

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan konsep ini adalah pemilihan finishing ruangan. Ini bukan hanya lapisan akhir pada dinding atau furnitur, tetapi juga elemen yang membentuk karakter ruang. Berikut lima finishing yang bisa membuat interior bergaya soft minimalism terasa semakin hangat.

1. Cat dinding bertekstur matte

ilustrasi ruang open space (unsplash.com/Alex Tyson)

Finishing matte menjadi pilihan utama dalam interior soft minimalism. Permukaannya tidak memantulkan cahaya secara berlebihan sehingga ruangan terlihat lebih lembut dan elegan. Pilih warna-warna netral seperti putih gading, krem, beige, atau greige agar suasana terasa lebih nyaman.

Warna tersebut juga mudah dipadukan dengan berbagai material alami, seperti kayu maupun linen. Selain menciptakan kesan tenang, finishing matte mampu menyamarkan ketidaksempurnaan pada dinding sehingga tampilan ruangan tetap rapi tanpa terlihat berlebihan.

2. Finishing kayu natural

ilustrasi ruangan aesthetic (unsplash.com/Aalo Lens)

Material kayu merupakan elemen yang hampir selalu hadir dalam konsep soft minimalism. Namun, agar tampilannya tetap ringan, gunakan finishing yang mempertahankan serat alami kayu. Lapisan clear coat dengan hasil doff atau satin membuat warna kayu tetap terlihat hangat tanpa menghasilkan kilau berlebihan.

Finishing ini cocok diterapkan pada meja, rak, kabinet, hingga lantai kayu. Kehadiran tekstur alami kayu memberikan keseimbangan pada dominasi warna netral sehingga ruangan terasa lebih hidup dan mengundang.

3. Plester semen dekoratif

ilustrasi ruangan aesthetic (unsplash.com/Aalo Lens)

Plester semen dekoratif atau menjadi alternatif menarik bagi yang ingin menghadirkan tekstur halus pada dinding. Finishing ini memberikan kesan natural sekaligus modern. Tekstur yang lembut menciptakan permainan bayangan ketika terkena cahaya, sehingga ruangan tidak terlihat datar meskipun menggunakan warna-warna monokrom.

Selain estetis, finishing ini juga menghadirkan nuansa organik yang menjadi ciri khas desain soft minimalism. Dipadukan dengan pencahayaan hangat, hasil akhirnya mampu menciptakan suasana yang menenangkan.

4. Finishing batu alam berwarna lembut

ilustrasi ruangan aksen batu alam (unsplash.com/Lotus Design N Print)

Batu alam dengan warna terang, seperti travertine atau limestone, menjadi pilihan finishing yang mampu memperkuat kesan hangat dalam ruangan. Material ini dapat diaplikasikan pada dinding aksen, backsplash dapur, maupun area kamar mandi.

Motif alaminya memberikan karakter tanpa membuat ruangan terasa ramai. Penggunaan batu alam juga menciptakan perpaduan harmonis antara unsur modern dan alami, sehingga interior tetap terasa elegan namun tidak dingin.

5. Furnitur dengan finishing doff

ilustrasi ruangan lantai kayu (unsplash.com/Lisa Anna)

Selain dinding, finishing furnitur juga memengaruhi suasana ruangan. Pilih furnitur dengan finishing doff agar tampil lebih lembut dibandingkan permukaan high gloss. Konsep ini membantu mengurangi pantulan cahaya sehingga ruangan terasa lebih nyaman dipandang.

Kabinet dapur, meja kopi, maupun lemari dengan lapisan doff mampu menghadirkan nuansa yang bersih sekaligus hangat. Agar tampil semakin harmonis, kombinasikan furnitur tersebut dengan kain bertekstur seperti linen, katun, atau wol berwarna netral.

Pada akhirnya, finishing merupakan elemen penting yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, pilihan lapisan akhir mampu mengubah suasana ruang secara signifikan. Dengan memadukan finishing matte, kayu natural, plester dekoratif, batu alam, serta furnitur berlapis doff, interior bergaya soft minimalism akan terasa lebih hangat, menenangkan, dan tetap elegan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article