Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Hobi Tanpa Gadget yang Cocok banget Buat Pencinta Slow Living
ilustrasi hobi slow living tanpa gadget (pexels.com/Valeria Ushakova)

Lagi asyik lihat media sosial, eh, tiba-tiba sudah jam 12 malam, padahal niatnya mau istirahat total di hari Sabtu. Kebiasaan doom scrolling ini sering bikin kamu merasa makin lelah dan hampa saat bangun pagi di hari berikutnya. Memulai hobi slow living tanpa gadget bisa jadi pelarian terbaik dari hiruk-pikuk notifikasi yang gak ada habisnya agar kesehatan mental kamu tetap terjaga.

Kalau kamu terus-terusan terpaku pada layar, otak bakal susah masuk ke mode relaksasi yang sebenarnya. Efeknya, kamu jadi gampang cemas dan merasa dikejar-kejar waktu meskipun sedang hari libur atau waktu luang. Coba mulai batasi waktu layar sekarang juga agar energi kamu terisi penuh kembali dan siap menghadapi rutinitas di hari Senin.


1. Merawat tanaman hias di teras rumah

ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/cottonbro studio)

Sering merasa stres karena pemandangan kamu cuma layar laptop atau tembok kamar yang itu-itu saja? Coba mulai kotor-kotoran sedikit dengan menanam atau sekadar merapikan tanaman di sudut rumah yang sudah mulai layu. Aktivitas ini bantu kamu lebih fokus pada momen saat ini tanpa distraksi digital yang biasanya berisik banget dan bikin pusing.

Menyentuh tanah ternyata bisa menurunkan hormon stres secara alami, jadi kamu gak perlu keluar uang banyak buat terapi mahal. Kamu bakal merasa puas waktu melihat tunas baru mulai tumbuh dari hasil tangan sendiri setelah berminggu-minggu dirawat. Ingat, ya, tanamannya disayang dengan tulus, jangan cuma dijadikan properti foto estetik buat diunggah ke konten doang, lho.


2. Membaca buku fisik sambil menyesap kopi

ilustrasi membaca buku sambil minum kopi (pexels.com/George Milton)

Mata sudah perih karena seharian menatap cahaya biru, tapi jari masih saja gatal mau buka media sosial yang isinya drama semua. Ambil satu buku fisik yang sudah lama berdebu di rak dan mulailah membaca lembar demi lembar secara perlahan di pojok favoritmu. Rasakan sensasi membalikkan kertas yang gak bakal bisa kamu dapatkan dari aplikasi e-book mana pun di ponsel pintar.

Membaca buku fisik bikin daya konsentrasi kamu kembali tajam setelah seharian terfragmentasi oleh potongan video-video pendek yang melelahkan. Selain bikin wawasan luas, hobi ini juga jadi alasan paling ampuh buat mengabaikan chat gak penting dari grup kantor atau grup alumni. Anggap saja ini sesi meditasi versi literasi yang paling nyaman buat dilakukan sambil ditemani segelas kopi hangat, ya.

3. Mencoba resep masakan baru secara manual

ilustrasi masak sendiri (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bosan dengan makanan pesan antar yang rasanya gitu-gitu saja dan seringnya bikin kantong kering di akhir bulan? Luangkan waktu buat belanja bahan segar ke pasar tradisional dan masak menu favorit kamu dari nol tanpa melihat tutorial video terus-menerus. Fokus memotong sayur dan mengatur komposisi bumbu bikin pikiran kamu gak melayang ke masalah pekerjaan yang menumpuk.

Masak sendiri itu selain lebih sehat, juga melatih kesabaran kamu yang mungkin belakangan ini sudah setipis tisu karena tekanan kerja. Menikmati makanan hasil jerih payah sendiri memberikan rasa bangga yang gak bisa dibeli dengan uang di aplikasi ojek daring. Namun, kalau rasanya agak sedikit meleset, anggap saja itu bumbu seni dari petualangan dapur kamu yang otentik.

4. Menulis jurnal atau diary di atas kertas

ilustrasi menulis diary (pexels.com/Katya Wolf)

Pikiran rasanya penuh banget sama daftar tugas tapi kamu gak tahu cara menyalurkannya dengan cara yang sehat dan tenang? Mengambil pulpen dan menuliskan apa pun yang ada di kepala ke dalam buku jurnal bisa jadi detoksifikasi pikiran yang sangat ampuh. Kamu gak butuh kemampuan merangkai kata yang puitis buat sekadar jujur pada perasaan sendiri tentang kejadian seminggu terakhir.

Aktivitas menulis tangan efektif banget buat meredakan kecemasan dan memperbaiki suasana hati yang lagi mendung karena berbagai tekanan hidup. Gak perlu takut tulisan kamu jelek atau gak terbaca oleh orang lain, karena tujuannya adalah proses mengeluarkan beban di pundak. Biarkan emosimu mengalir bebas di atas kertas tanpa perlu pusing mikirin jumlah likes atau komentar dari orang lain, ya.

5. Jalan santai di sekitar kompleks perumahan

ilustrasi jalan santai dengan teman (pexels.com/Keira Burton)

Merasa jenuh karena cuma diam di dalam kamar yang pengap dan terasa makin sempit karena tumpukan barang? Tinggalkan dulu ponsel kamu di atas meja dan coba jalan kaki keluar rumah tanpa tujuan yang terlalu muluk-muluk di sore hari. Udara segar di luar sana sebenarnya jauh lebih menyejukkan daripada hembusan angin dari mesin AC kantor yang sering bikin kulit kering.

Aktivitas sederhana ini efektif untuk melancarkan aliran darah sekaligus menjernihkan pikiran yang lagi semrawut karena urusan duniawi. Kamu bakal sadar kalau lingkungan sekitar ternyata punya banyak detail unik yang gak pernah kamu perhatikan sebelumnya karena sibuk menunduk. Gak usah pusing mikirin rute jauh-jauh, cukup nikmati setiap langkahmu sambil menghirup udara pagi dengan tenang tanpa gangguan notifikasi.

Melepaskan diri dari layar lewat hobi slow living tanpa gadget ternyata bukan hal yang mustahil untuk dilakukan di zaman yang serba cepat ini. Dengan memberikan jeda bagi pikiran, kamu bakal merasa lebih segar dan siap menghadapi hari Senin dengan energi yang benar-benar penuh. Selamat menikmati akhir pekan yang tenang dan jangan lupa buat benar-benar hadir di setiap momen yang kamu lalui tanpa distraksi ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy