Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Istilah Lain Hujan dalam Bahasa Sunda Berdasarkan Intensitasnya

10 Istilah Lain Hujan dalam Bahasa Sunda Berdasarkan Intensitasnya
unsplash.com/Mohamed M
Share Article

Hujan adalah salah-satu fenomena alam yang terjadi untuk kebutuhan siklus air alami di Bumi. Menurut BMKG, musim hujan di Indonesia biasanya terjadi pada bulan Oktober akhir hingga bulan April. Intensitas curah hujan sangat bervariasi, dimulai dari hujan ringan hingga hujan deras.

Dalam bahasa Sunda, istilah hujan sangat beragam tergantung pada intensitas hujan yang terjadi. Penasaran apa saja? Yuk, langsung saja kita cek.

  1. 1. Ngecrek merupakan sebutan untuk hujan ringan yang berlangsung sangat lama. Biasanya terjadi sepanjang malam sampai pagi hari

    unsplash.com/Osman Rana
    unsplash.com/Osman Rana

  2. 2. Miripis adalah hujan gerimis yang biasa terjadi, tidak terlalu deras

    unsplash.com/Freddie Marriage
    unsplash.com/Freddie Marriage

  3. 3. Muruhpuy biasanya dipakai untuk menyebut hujan ringan yang disertai kabut. Temperatur udara pada saat muruhpuy cenderung sangat dingin

    unsplash.com/James Zwadlo
    unsplash.com/James Zwadlo

  4. 4. Pras-pris sebutan untuk hujan yang terjadi secara tidak konsisten. Sedikit-sedikit hujan, sedikit-sedikit reda

    unsplash.com/Antonny Tran
    unsplash.com/Antonny Tran

  5. 5. Cluk-clak adalah kondisi langit yang menjatuhkan air hujan sedikit demi sedikit ketika akan terjadi hujan deras

    unsplash.com/Omar Lopez
    unsplash.com/Omar Lopez

  6. 6. Hujan poyan adalah hujan yang disertai sinar matahari yang cerah. Biasanya terjadi secara tidak terduga

    unsplash.com/Loren Gu
    unsplash.com/Loren Gu

  7. 7. Hujan luluwukan artinya hujan lokal yang hanya terjadi di suatu daerah, sedangkan daerah lain cerah

    unsplash.com/Clem Onojeghuo
    unsplash.com/Clem Onojeghuo

  8. 8. Usum ngigih adalah musim hujan yang terus menerus dengan intensitas curah hujan yang cukup deras

    unsplash.com/Anjana Menon
    unsplash.com/Anjana Menon

  9. 9. Dor dar gelap merupakan hujan deras disertai petir dan angin kencang. Keadaan langit saat dor dar gelap cenderung gelap dan mencekam

    unsplash.com/Eugene Triguba
    unsplash.com/Eugene Triguba

  10. 10. Ngagebret biasanya dipakai untuk menyebut hujan yang menimbulkan banjir dalam durasi waktu yang singkat

    unsplash.com/Pam Xiaozhen
    unsplash.com/Pam Xiaozhen

    Itulah beberapa istilah lain hujan dalam bahasa Sunda yang diklasifikasikan berdasarkan intensitas curah hujan yang terjadi. Sudah bukan rahasia lagi jika bahasa Sunda memiliki istilah-istilah beragam untuk satu objek atau kejadian. Jadi, bukan sekadar hujan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More