Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) mematangkan persiapan program pengabdian kadet Unhan di Sekolah Rakyat. Persiapan program dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (5/10/2026). (dok. Kemensos)
Gus Ipul menegaskan keterlibatan kadet Unhan bukan untuk melakukan militerisasi terhadap siswa Sekolah Rakyat. Menurutnya, kehadiran kadet ditujukan untuk menularkan nilai-nilai kedisiplinan dalam keseharian siswa.
“Yang dikerjakan bukan militerisasi, tapi yang kita kerjakan itu ini loh, pemuatan kedisiplinan di Sekolah Rakyat. Memang kita perlu, semangat kedisiplinan itu harus ditularkan ke Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.
Hal tersebut dinilai penting karena siswa Sekolah Rakyat mengikuti sistem pendidikan berasrama dengan aktivitas sepanjang hari. Pembiasaan seperti bangun pagi, menjaga kebersihan diri, mengikuti pembelajaran, beraktivitas secara teratur, hingga beristirahat tepat waktu akan dilatih secara konsisten.
Kadet juga diharapkan dapat menjadi kakak asuh yang memberikan contoh langsung kepada siswa dalam menjaga kerapian dan kebersihan, termasuk merapikan tempat tidur dan menata barang pribadi di lemari.
“Kalau bisa besok ada praktek kaya waktu itu di Jogja, nanti kita siapkan tempat, ada lemari, tempat tidur, jadi nanti biar demo dibersihkan, itu menarik,” ujarnya.