foto Sam Ratulangi dan keluarganya (commons.wikimedia.org/uncredited)
Mengutip laman Ensiklopedia Kemendikbud, Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (G.S.S.J) atau Sam Ratulangi lahir pada 5 November 1890 di Tondano, Sulawesi Utara. Ia dikenal sebagai tokoh pendidikan, politikus, dan pejuang kemerdekaan Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Sulawesi dan Batavia, ia melanjutkan studinya ke Belanda dan Swiss, di mana ia berhasil meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Pasti dan Ilmu Alam.
Di luar akademis, Sam juga aktif dalam organisasi pergerakan nasional, seperti Indische Vereeniging dan Société Asiatique des Étudiants yang mendukung kemerdekaan Asia. Sekembalinya di Indonesia, Sam berkiprah sebagai pengajar, aktivis di Volksraad, dan pemimpin dalam berbagai lembaga pergerakan. Setelah kemerdekaan, ia diangkat menjadi Gubernur Sulawesi, memperjuangkan kedaulatan wilayah tersebut meski ditahan oleh Belanda.
Komitmennya pada kemerdekaan Indonesia tercermin dalam Petisi Ratulangi yang mempertahankan Sulawesi sebagai bagian dari NKRI. Hal ini menjadikannya tokoh penting dalam integrasi wilayah timur Indonesia. Sam Ratulangi meninggal pada 30 Juni 1949, meninggalkan warisan besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pendidikan bangsa.