7 Permainan Edukatif yang Membuat Anak Suka Bahasa Inggris

- Permainan edukatif membuat belajar bahasa Inggris terasa seperti bermain, bukan tugas membosankan.
- Simon says, tebak gambar, bingo kata, role play sederhana, treasure hunt, ular tangga kosakata, dan pictionary bahasa Inggris adalah permainan edukatif yang bisa membuat anak jatuh cinta pada bahasa Inggris.
- Setiap permainan memberikan kesempatan untuk mengulang kosakata dan melatih pengucapan dengan cara yang alami.
Belajar bahasa Inggris gak harus selalu duduk rapi sambil menatap buku. Justru, untuk anak-anak, metode yang paling efektif adalah yang terasa seperti bermain. Saat anak bermain, otak mereka terbuka lebar untuk menerima informasi baru tanpa merasa terbebani. Permainan membuat mereka aktif bergerak, tertawa, dan mencoba kata-kata baru secara alami. Hal ini membuat proses belajar terasa seperti petualangan seru, bukan tugas yang membosankan.
Dengan permainan yang tepat, anak bisa belajar kosakata, pengucapan, bahkan kalimat sederhana tanpa sadar sedang berlatih. Kamu bisa memanfaatkan berbagai ide kreatif yang sesuai dengan usia dan minat mereka. Apalagi, permainan bisa dilakukan di rumah dengan peralatan yang sederhana. Yang terpenting adalah suasana yang ceria dan interaksi yang hangat antara kamu dan anak. Nah, berikut tujuh permainan edukatif yang bisa membuat anak jatuh cinta pada bahasa Inggris.
1. Simon says

Permainan klasik ini cocok untuk melatih listening dan pemahaman instruksi bahasa Inggris. Caranya mudah, kamu hanya perlu memberikan perintah diawali dengan “Simon says…”. Misalnya, “Simon says touch your nose” atau “Simon says jump three times”. Anak harus mengikuti instruksi hanya jika diawali dengan “Simon says”. Permainan ini seru karena melatih fokus sekaligus membuat mereka tertawa.
Supaya lebih variatif, kamu bisa memasukkan kosakata baru setiap kali bermain. Misalnya, mengenalkan kata kerja seperti clap, spin, wave, atau hop. Tambahkan juga gerakan yang lucu agar anak semakin antusias. Permainan ini bisa dimainkan bersama keluarga untuk menambah suasana ramai. Dengan begitu, anak belajar bahasa Inggris sambil mengasah konsentrasi mereka.
2. Tebak gambar

Tebak gambar membantu anak menghubungkan kata dengan visual. Kamu bisa menyiapkan flashcard bergambar hewan, benda, atau makanan, lalu meminta anak menebak dalam bahasa Inggris. Misalnya, tunjukkan gambar kucing sambil bertanya, “What is this?”. Jika anak belum tahu, kamu bisa menyebutkan jawabannya lalu mengulang bersama-sama. Aktivitas ini membantu mereka menghafal kosakata dengan cepat.
Agar lebih seru, kamu bisa membagi permainan menjadi beberapa ronde dengan kategori berbeda. Misalnya, ronde hewan, ronde buah, atau ronde alat sekolah. Setiap jawaban benar bisa diberi poin kecil sebagai motivasi. Selain itu, anak bisa diajak untuk membuat gambar sendiri yang akan ditebak. Dengan begitu, mereka tidak hanya belajar kosakata, tetapi juga melatih kreativitas.
3. Bingo kata

Bingo adalah permainan yang sederhana namun sangat efektif untuk mengulang kosakata. Kamu hanya perlu membuat kartu bingo berisi kata-kata bahasa Inggris sesuai tema yang sedang dipelajari. Saat kata dibacakan, anak harus menandai kata tersebut di kartunya. Permainan ini bisa membuat mereka fokus dan cepat mengenali kata yang sering muncul. Selain itu, sensasi “Bingo!” membuat anak bersemangat.
Kamu bisa menyesuaikan tingkat kesulitan sesuai usia anak. Untuk pemula, gunakan gambar dan kata bersama-sama, sedangkan untuk yang lebih mahir, cukup gunakan kata saja. Permainan ini juga bisa dimainkan berkelompok sehingga ada interaksi sosial. Anak akan belajar mengenal kata sambil berkompetisi secara sehat. Dengan begitu, belajar bahasa Inggris menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu.
4. Role play sederhana

Bermain peran atau role play membantu anak berlatih percakapan bahasa Inggris secara langsung. Misalnya, bermain pura-pura menjadi penjual dan pembeli di pasar, atau dokter dan pasien. Dalam permainan ini, kamu bisa mengenalkan frasa sederhana seperti “How much is this?” atau “Are you okay?”. Anak akan mencoba mengucapkan kalimat tersebut sambil memerankan tokohnya. Hal ini membuat belajar terasa nyata dan kontekstual.
Agar lebih menyenangkan, siapkan properti sederhana seperti mainan kasir, stetoskop mainan, atau keranjang belanja. Anak akan lebih semangat jika merasa sedang “masuk” ke dalam peran. Kamu bisa bergantian peran agar mereka belajar dari berbagai sudut pandang. Permainan ini juga melatih kepercayaan diri mereka saat berbicara. Jadi, bahasa Inggris tidak hanya dipelajari, tapi juga digunakan secara langsung.
5. Mencari harta karun

Treasure hunt atau mencari harta karun adalah permainan yang seru untuk mengajarkan kosakata. Sembunyikan beberapa benda di rumah lalu buat petunjuk dalam bahasa Inggris. Misalnya, “Look under the table” atau “Find something red in the kitchen”. Anak akan berusaha memahami petunjuk sambil bergerak mencari benda tersebut. Aktivitas ini memadukan belajar dengan petualangan kecil di rumah.
Supaya lebih menantang, kamu bisa memberikan beberapa petunjuk berurutan sebelum mereka menemukan “harta” terakhir. Harta ini bisa berupa hadiah kecil atau camilan kesukaan mereka. Selama permainan, anak belajar mengikuti instruksi sekaligus mengenal kata benda dan warna. Mereka juga melatih keterampilan problem solving sambil berlari-lari dengan gembira. Permainan ini cocok dimainkan saat libur atau akhir pekan.
6. Ular tangga kosakata

Ular tangga bisa diubah menjadi permainan bahasa Inggris yang seru. Buat papan ular tangga sendiri dan di setiap kotak tulis satu kata bahasa Inggris. Saat anak mendarat di kotak tersebut, mereka harus menyebutkan artinya atau membuat kalimat sederhana dengan kata itu. Jika benar, mereka bisa tetap di posisi tersebut, jika salah harus mundur beberapa langkah. Permainan ini membuat belajar jadi penuh kejutan.
Kamu bisa menambahkan kotak spesial yang berisi tantangan tambahan. Misalnya, menyebutkan tiga kata lain dengan tema yang sama atau bernyanyi lagu bahasa Inggris pendek. Dengan begitu, anak akan terus terlatih untuk berpikir kreatif. Selain melatih kosakata, permainan ini juga mengajarkan anak menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif. Jadi, belajar bahasa Inggris pun bisa menjadi momen penuh keceriaan.
7. Pictionary bahasa Inggris

Pictionary menggabungkan seni menggambar dengan penguasaan kosakata. Dalam permainan ini, satu orang menggambar kata bahasa Inggris tanpa menulis huruf atau angka, lalu yang lain menebak. Misalnya, jika kata yang diberikan adalah “apple”, pemain harus menggambar buah apel sejelas mungkin. Anak belajar menghubungkan kata dengan bentuk visual sambil berlatih kreativitas. Permainan ini selalu menimbulkan tawa karena gambar sering kali lucu atau tidak terduga.
Supaya lebih menarik, buat kategori kata sesuai tema yang sedang dipelajari. Kamu juga bisa menggunakan timer untuk membuat suasana lebih menegangkan. Ajak anak bergiliran menjadi penggambar dan penebak agar semua merasakan peran yang berbeda. Permainan ini tidak hanya melatih kosakata, tapi juga mengasah keterampilan komunikasi nonverbal. Dengan begitu, belajar bahasa Inggris jadi lebih hidup dan interaktif.
Permainan edukatif adalah cara terbaik untuk membuat anak jatuh cinta pada bahasa Inggris. Mereka bisa belajar sambil tertawa, bergerak, dan mencoba hal baru. Setiap permainan memberikan kesempatan untuk mengulang kosakata dan melatih pengucapan dengan cara yang alami. Anak pun merasa belajar adalah bagian dari bermain, bukan kewajiban yang membosankan. Inilah yang membuat metode ini begitu efektif.
Kamu tidak perlu menunggu momen khusus untuk mencoba permainan-permainan ini. Mulailah dari yang sederhana dan sesuaikan dengan minat anak. Beri apresiasi setiap usaha mereka, sekecil apa pun, agar semangat belajarnya terus terjaga. Dengan permainan yang tepat, bahasa Inggris akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Dan yang paling penting, kamu akan memiliki banyak momen berharga bersama mereka.