Manusia juga tidak bisa menghapus kesalahan, “Selayak peribahasa, nasi memang sudah terlanjur menjadi bubur, tetapi tugasku sekarang adalah menjadikan bubur itu terasa enak.”
6 Rekomendasi Buku Favorit Bacaan Andra Alodita

- Buku "Your Unique Path to Wealth" mengajak untuk membangun relasi yang lebih sehat dengan uang sebagai energi alam semesta.
- "The Book You Want Everyone You Love to Read" membahas pentingnya terhubung dengan orang lain dan menumbuhkan rasa 'belonging'.
- Buku "Happy Money" membicarakan pandangan uang sebagai energi, serta memilih flow uang dengan rasa syukur dan sukacita.
Praktisi wellness Andra Alodita, selalu punya cara untuk membagikan energi positif-nya kepada masyarakat luas melalui konten-konten di media sosial. Dari sekian banyak hobi yang ditekuni Andra, membaca buku jadi salah satu aktivitas favoritnya. Tak heran, lewat konten #MaloReadingList, mantan fotografer ini kerap membagikan rangkuman pelajaran bernilai yang bisa dipetik dari deretan buku yang telah dibacanya. Di tahun 2025, setidaknya ada lima buku berharga yang sudah Andra bagikan, ada apa saja?
1. Your Unique Path to Wealth

Buku berjudul Your Unique Path to Wealth mengajak pembaca untuk kembali melihat makna uang dalam kehidupan. Buku ini mendefinisikan uang sebagai energi dari alam semesta yang bergetar satu frekuensi dengan self-love. Banyak orang merasa cemas dan takut akan merasa kekurangan. Padahal, sejatinya uang adalah alat. Sebuah alat tukar kesejahteraan untuk mendukung perubahan hidup yang lebih baik.
Andra menyebutkan bahwa buku ini mengajarkan kita semua untuk membangun relasi yang lebih sehat dengan uang. Tanamkan pada diri, bahwa lewat energi uang, kamu sebenarnya sedang berupaya memperoleh hidup lebih layak, aman, dan penuh kebebasan. Saat kamu dapat merawat diri dengan penuh kasih, secara otomatis dirim serupa magnet yang menarik kesejahteraan dan kelimpahan.
2. The Book You Want Everyone You Love to Read

Buku selanjutnya yang Andra bagikan adalah The Book You Want Everyone You Love to Read. Menurut Andra, terlepas dari judul serta cover bukunya yang ‘manis’, buku ini cukup menantang untuk dibaca, karena pembahasan dan formatnya yang ‘serius’. Intinya, buku ini tentang bagaimana setiap individu harus memiliki perasaan terhubung dengan menjadi bagian dari “sesuatu”.
Entah itu bagian dari keluarga, proyek kreatif, komunitas, atau hubungan dengan orang lain. Pasalnya, manusia adalah makhluk yang perlu terkoneksi antar satu sama lain. Penting sekali buat memastikan orang-orang di sekitar bikin dirimu merasa positif. Dengan begitu, kamu bisa menumbuhkan rasa ‘belonging’.
Saat menjalin hubungan, manusia kadang takut, karena sulit percaya. Padahal, semua orang itu menarik dan layak untuk dicintai. Kadang, orang berusaha menghindari kesalahan dan tidak mau mengambil keputusan. Padahal, tidak membuat keputusan, juga sebuah keputusan. Sepanjang hidup, pasti ada hubungan yang gagal. Itu wajar dan tidak seharusnya mendefinisikan kamu gagal dalam hidup.
3. Happy Money

Satu lagi rekomendasi buku dari Andra yang berbicara mengenai memandang uang sebagai energi. Namun, dalam buku karya penulis Jepang ini juga dibahas mengenai uang yang tidak hanya bisa mendatangkan kebahagiaan, tetapi juga ketakutan. Uang juga bisa mendatangkan rasa takut, kekurangan, dan stres, tergantung pada flow dan niat baik yang kamu punya.
Menurut buku Happy Money ini uang memiliki tiga fungsi utama, pertukaran (exchange), tabungan (saving), dan pertumbuhan (growth). Menurut Ken Honda, uang terbagi ke dalam dua tipe, happy money atau uang berasal dari cinta, persahabatan, dan perhatian. Lalu, ada unhappy money, yakni uang yang datang dari rasa marah, stres, paksaan, malu bahkan tertekan.
Kamu punya kuasa untuk memilih flow uang berupa menerima dan mengalirkan uang dengan rasa syukur dan sukacita. Dalam buku ini dijelaskan pula ada banyak orang yang terlanjut menjalin relasi tidak sehat dengan uang. Misalnya, uang itu susah didapatkan, uang membawa masalah, menimbulkan rasa cemburu dan sebagainya. Jadi, kita harus berdamai dengan uang.
4. Let Them Theory

Sedang menjadi perbincangan banyak orang, ternyata Andra Alodita juga jatuh cinta lho, sama isi buku Let Them Theory. Menurut Andra, buku ini cocok banget dibaca oleh kamu yang punya masalah sama controlling issue. Buku ini akan ngasih kamu semacam peta untuk memisahkan apa saja yang bisa kamu kontrol dan tidak bisa kamu kontrol. Jadi, kamu bisa belajar menghadapi hal-hal kecil di keseharian.
Pasalnya, tak jarang ada banyak hal kecil di keseharian yang bisa men-trigger kamu. Namun, kalau kamu sudah bisa melepaskan diri dari hal-hal yang berada di luar kontrol, maka kamu bisa menemukan jalan kembali ke diri sendiri, sekaligis jalani hidup yang lebih bermakna. Jadi, daripada bergumul dengan energi negatif yang menghambat diri, lebih baik latih keterampilan fokus pada diri sendiri.
5. Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Andra berbagi kalau buku ini punya banyak kutipan-kutipan yang menghangatkan hati. Buku ini menggambarkan wujud dari cinta tanpa syarat dan penerimaan diri, di mana cinta datang dan tumbuh tanpa pertimbangan maupun perjuangan yang berlebihan. Berpusat cerita pada tokoh bernama Ale (37th) yang ingin menyudahi hidupnya, karena alami depresi akut.
Namun, sebelum itu Ale memiliki satu keinginan untuk makan seporsi mie ayam terlebih dahulu. Tak disangka, melalui satu alasan kecil untuk menunda niat tersebut itu Ale justru menemukan banyak pembelajaran hidup lain. Seperti mengenai kebahagiaan adalah tanggung jawab diri sendiri, bukan pasangan, teman, atau keluarga.
6. We Need Your Art: Stop Messing Around and Make Something

Buka bacaan lain dari Andra di tahun 2025 adalah karya penulis Aimee. Melalui buku ini kamu akan ikut menciptakan manifesto baru tentang seni. Ternyata, hubungan manusia dengan seni itu sangat erat. Kata Aime, seni itu pada dasarnya diciptakan untuk berkreasi. Namun, sejak dahulu sudah ada norma yang mengatakan jika dewasa harus menjalani profesi benar dan serius.
Akhirnya, ada banyak orang yang sebenarnya punya ketertarikan besar terhadap seni, namun, tidak berani untuk menekuni. Padahal, seni itu secara natural ada di dalam diri kita. Seni serupa penyembuh yang prosesnya bisa bermacam-macam. Seni, bisa tumbuh menyentuh hati, tubuh, dan jiwa kita. Jadi, buat kamu yang sering dianggap sebelah mana atau ragu saat memilih buat "berkarya" daripada "bekerja", buku ini wajib dibaca.
Melalui deretan rekomendasi buku bacaannya, secara tak langsung Andra Alodita membuktikan bahwa hobi membaca bisa membuka banyak persepsi baru tentang kehidupan. Membaca buku non fiksi bagi sebagian orang mungkin terasa berat. Namun, buku-buku ini bisa menjadi upaya self-help jika ingin bertumbuh menjadi pribadi yang lebih strategis, tenang, dan penuh rasa syukur untuk meraih apapun yang diinginkan.


















