Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Cinta Laura di Asmat
potret Cinta Laura di Asmat (instagram.com/claurakiehl)

Intinya sih...

  • The Apartment karya Danielle Steel mengangkat kisah persahabatan, cinta, dan dinamika kehidupan di kota besar.

  • Paris: The Memoir karya Paris Hilton mengungkap sisi lain dari citra publiknya melalui cerita yang jujur dan humor cerdas.

  • Notes on a Nervous Planet karya Matt Haig membahas pengalaman penulis dalam menghadapi kecemasan di tengah kehidupan modern yang serba cepat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang tidak kenal dengan Cinta Laura? Selain dikenal karena bakatnya di dunia hiburan dan kepedulian sosial yang tinggi, Cinta juga sosok yang menempatkan perkembangan dan pertumbuhan diri sebagai hal yang penting loh. Perempuan kelahiran 17 Agustus 1993 ini menyukai kegiatan membaca. Baginya, membaca bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk memperluas perspektif dan memperkuat mentalitas diri.

Apa saja buku bacaan Cinta yang bisa menjadi inspirasi bagi kamu? Dari sekian banyak bacaannya, berikut tiga karya menarik yang menjadi buku favorit Cinta Laura yang wajib masuk dalam daftar bacaan kamu!

1. The Apartment karya Danielle Steel

cover buku The Apartment karya Danielle Steel (penguin.co.nz)

Danielle Steel merupakan penulis populer yang telah menghasilkan puluhan karya terlaris secara internasional. Salah satu karya terkenalnya berjudul The Apartment yang diterbitkan pada tahun 2016. Novel ini mengangkat kisah hangat tentang persahabatan, cinta, pengembangan diri, karier, dan dinamika kehidupan di kota besar.

The Apartment berfokus pada empat perempuan yang punya latar belakang berbeda yang berbagi tempat tinggal di sebuah apartemen di Hell Kitchen, New York. Keempat perempuan tersebut bernama Claire (seorang desainer sepatu), Abby (seorang penulis muda), Morgan (konsultan keuangan), dan Sasha (seorang mahasiswi kedokteran).

Bersama-sama, mereka menjalani suka duka kehidupan dan menjadi support system bagi satu sama lain. Melalui kemenangan, kekecewaan, perpisahan, dan drama lainnya, Danielle Steel mampu menciptakan narasi yang membuktikan bahwa sebuah keluarga tidak selalu ditentukan oleh hubungan darah dan perbedaan dapat menjadi pelengkap yang justru memperkuat suatu hubungan.

2. Paris: The Memoir karya Paris Hilton

cover buku Paris: The Memoir karya Paris Hilton (goodreads.com)

Kamu tentu mengenal Paris Hilton, seorang publik figur asal New York, Amerika Serikat. Paris Hilton memiliki banyak bakat di antaranya dalam bidang modeling, menyanyi, akting, hingga bisnis. Kita mungkin mengenal Paris Hilton sebagai sosok artis multitalenta yang punya gaya hidup mewah dengan kepribadian ceria, tetapi melalui buku otobiografinya yang berjudul Paris: The Memoir (2023), Hilton mengungkap dengan jujur sisi lain yang selama ini tersembunyi di balik citra publiknya. Ia menceritakan realita kehidupannya yang kurang dipublikasikan itu melalui tulisan yang jelas dan humor yang cerdas.

Cerita yang disajikan Hilton dalam bukunya ialah seperti kenangan tak mengenakan masa remajanya sebagai penyandang ADHD, perjuangan Hilton dengan keluarganya, dan pengalaman traumatisnya di fasilitas asrama. Kerentanan yang hadir dalam Paris: The Memoir memberikan sudut pandang baru bagi pembaca, mengubah persepsi dari sekadar melihat “kemewahan” Paris Hilton menjadi melihat sosok penyintas yang tangguh.

3. Notes on a Nervous Planet karya Matt Haig

cover Notes on a Nervous Planet karya Matt Haig (goodreads.com)

Karya-karya Matt Haig kerap dianggap sebagai bacaan yang menenangkan. Salah satu karyanya yang terkenal adalah Notes on a Nervous Planet. Buku ini dikategorikan sebagai buku pengembangan diri yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2018 oleh Canongate Books. Terjemahan bahasa Indonesia untuk buku ini ialah Catatan tentang Dunia yang Gelisah.

Buku ini berkisah tentang pengalaman penulis dalam menghadapi kecemasan di tengah kehidupan modern yang serba cepat. Melalui buku ini, Matt Haig mengajak kamu mencoba menjawab pertanyaan mendasar: Bagaimana kita bisa tetap waras di planet yang seakan dirancang untuk membuat kita cemas? Di buku ini, Matt Haig menjabarkan pengamatannya terkait kemajuan sosial, komersial, serta teknologi. Menurutnya, kemajuan tersebut telah menciptakan dunia yang dapat menghambat kebahagiaan manusia.

Buku bacaan Cinta Laura memang beragam. Bacaannya menawarkan kehangatan persahabatan, inspirasi hidup, serta refleksi mendalam terkait kehidupan. Nah, dari ketiga buku tersebut, mana nih yang paling membuatmu penasaran dan ingin segera baca?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team