Luka batin sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa memengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan menjalani hidup sehari-hari. Banyak orang berusaha menyembuhkannya lewat waktu, refleksi, atau percakapan, tetapi tidak sedikit juga yang menemukan penghiburan melalui buku.
Lewat cerita, teori, dan pengalaman orang lain, kita bisa merasa dipahami tanpa harus menjelaskan apa pun. Buku menjadi ruang aman untuk memproses emosi dengan ritme kita sendiri. Karena itu, berikut lima rekomendasi buku yang bisa menemani proses mengobati luka batin secara perlahan dan jujur.
