Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Susah Cari Waktu Baca Buku? Coba 4 Cara Cerdas Ini!

Susah Cari Waktu Baca Buku? Coba 4 Cara Cerdas Ini!
ilustrasi baca buku (unsplash.com/@letanloc1941995)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti tantangan menemukan waktu membaca di tengah kesibukan dan menekankan pentingnya konsistensi serta pemanfaatan celah waktu kecil untuk membangun kebiasaan membaca.
  • Dijelaskan empat cara praktis: membaca saat komuter, menerapkan aturan 10 halaman sebelum tidur, memanfaatkan waktu tunggu singkat dengan micro-reading, dan mendengarkan audiobook saat beraktivitas rumah.
  • Pesan utama artikel menegaskan bahwa kebiasaan membaca bisa tumbuh dari langkah kecil yang konsisten tanpa harus mengorbankan rutinitas harian yang padat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Di tengah padatnya aktivitas harian, mulai dari tuntutan pekerjaan, tugas kuliah, hingga urusan rumah tangga, waktu luang rasanya menjadi barang yang sangat mewah. Jangankan untuk menamatkan satu bab buku, terkadang untuk sekadar duduk diam tanpa memikirkan pekerjaan saja rasanya sulit sekali. Alhasil, niat untuk menyelesaikan reading list tahun ini sering kali berakhir menjadi wacana belaka.

Padahal, membangun kebiasaan membaca tidak selalu harus meluangkan waktu khusus sampai berjam-jam, lho. Kuncinya ada pada konsistensi dan kejelian kita dalam memanfaatkan celah waktu yang ada.

Nah, buat kamu yang super sibuk tapi tetap ingin menambah wawasan lewat literatur, berikut adalah 4 trik cerdas menyisipkan waktu membaca buku setiap hari. Yuk, dicoba!

1. Manfaatkan waktu komuter di jalan

ilustrasi baca buku (unsplash.com/@onice)
ilustrasi baca buku (unsplash.com/@onice)

Bagi kamu yang setiap harinya harus menempuh perjalanan menggunakan transportasi umum seperti KRL, MRT, atau LRT, waktu komuter ini adalah "tambang emas" untuk membaca. Daripada menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk scrolling media sosial yang sering kali bikin pikiran makin lelah, coba deh buka bukumu.

Biar gak repot membawa buku fisik yang tebal dan berat di tengah kerumunan, kamu bisa beralih ke e-book di ponsel atau menggunakan e-reader seperti Kindle. Membaca 15–20 menit saat berangkat dan pulang kerja tanpa terasa bisa membuatmu menamatkan beberapa bab dalam seminggu, lho.

2. Terapkan aturan "10 Halaman Sebelum Tidur"

ilustrasi baca buku (pexels.com/cottonbro studios/)v
ilustrasi baca buku (pexels.com/cottonbro studios/)

Sering gak sih, sebelum tidur kamu berniat cuma mau mengecek ponsel sebentar, tapi turns out malah kebablasan doomscrolling sampai tengah malam? Mulai malam ini, yuk ganti kebiasaan tersebut dengan aturan 10 halaman.

Taruh buku fisik atau e-reader di atas nakas sebelah tempat tidur, dan jauhkan ponselmu. Membaca 10 halaman setiap malam sebelum tidur tidak akan menyita banyak waktumu, namun efeknya luar biasa. Selain membantu otak menjadi lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur, dalam setahun kamu bisa menamatkan sekitar 10 sampai 12 buku hanya dari kebiasaan sederhana ini!

3. Selipkan buku di sela-sela waktu menunggu (Micro-Reading)

ilustrasi baca buku (pexels.com/Efrem Efre)
ilustrasi baca buku (pexels.com/Efrem Efre)

Sadar atau tidak, dalam sehari kita sering kali menghadapi momen-momen menunggu yang singkat. Mulai dari menunggu antrean kopi di kafe, menunggu teman yang datang terlambat, hingga menunggu giliran saat di klinik dokter. Momen-momen kecil berdurasi 5 sampai 10 menit ini disebut sebagai pockets of time.

Daripada membiarkan waktu tersebut terbuang sia-sia, biasakan untuk selalu siap sedia dengan bacaanmu. Teknik micro-reading atau membaca dalam fragmen waktu singkat ini terbukti sangat efektif untuk mengikis tumpukan buku yang belum terbaca tanpa membebani jadwal harianmu yang padat.

4. Beralih ke Audiobook saat melakukan pekerjaan rumah

ilustrasi audiobook (pexels.com/Vitaly Gariev)
ilustrasi audiobook (pexels.com/Vitaly Gariev)

Kalau matamu sudah terlalu lelah untuk menatap barisan teks setelah seharian bekerja di depan laptop, jangan berkecil hati. Kamu tetap bisa "membaca" dengan mengandalkan indra pendengaran melalui audiobook.

Format audio ini sangat fleksibel karena bisa dinikmati secara multitasking. Kamu bisa mendengarkan narasi buku favoritmu sambil melakukan aktivitas fisik yang tidak membutuhkan konsentrasi penuh, seperti saat beres-beres kamar, mencuci piring, menyetrika, atau bahkan saat sedang melakukan olahraga ringan di rumah. Membaca jadi terasa jauh lebih menyenangkan dan produktif!

Membangun kembali reading habit memang membutuhkan sedikit pemaksaan di awal, namun semuanya akan terasa ringan begitu kamu menemukan ritme yang pas dengan gaya hidupmu. Ingat, tidak peduli seberapa sedikit halaman yang berhasil kamu baca hari ini, yang terpenting adalah kamu terus melangkah dan menjaga konsistensi tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More