Comscore Tracker

Apa Itu FOMO? Berikut Pengertian dan Gejala yang Sering Muncul 

Kamu termasuk, gak, nih?

Apakah kamu sering mendengar atau bahkan menggunakan kata FOMO? Salah satu internet slang yang kerap muncul ini merupakan kata yang lumrah sekarang. Milenial dan gen Z tentunya sudah gak asing lagi dengan istilah FOMO.

Berikut ini pengertian sekaligus penjelasan arti kata FOMO sekaligus dengan gejala-gejala yang sering muncul. Jangan asal sebut tapi gak tahu artinya, baca sampai selesai, ya.

FOMO adalah fear of missing out alias takut ketinggalan momen

Apa Itu FOMO? Berikut Pengertian dan Gejala yang Sering Muncul ilustrasi swafoto (unsplash.com/Humphrey Muleba)

Apa itu FOMO? Istilah FOMO merupakan kependekan dari bahasa Inggris fear of missing out atau dalam artian takut ketinggalan momen atau aktivitas tertentu. Perasaan takut dan cemas ini biasanya timbul setelah adanya berita, tren, atau kegiatan baru yang sedang heboh diperbincangkan. Selain takut ketinggalan atau kehilangan momen, perasaan ini juga meliputi ketakutan untuk melewatkan hal-hal yang menyenangkan hingga kehidupan yang lebih baik.

Dunia digital yang makin berkembang pesat membuat semua orang bebas mengunggah segala aspek dan bentuk kehidupan. Bukan hanya itu, tiap individu juga bisa memberikan pandangan dan bersuara hanya lewat HP. Itu sebabnya, istilah FOMO muncul untuk menggambarkan tiap orang yang merasa takut tidak bisa mengimbangi, takut tertinggal, bahkan takut kehilangan suatu momen atau aktivitas tertentu.

Gelaja FOMO dan kecenderungan negatif yang ditimbulkan

Apa Itu FOMO? Berikut Pengertian dan Gejala yang Sering Muncul ilustrasi berfoto bersama (unsplash.com/Connor Olson)

Lantas, berikut gejala-gejala yang sering kamu temukan dari orang FOMO:

  • selalu memedulikan kehidupan orang lain, gosip terbaru, bahkan menganggap penting pendapat orang lain;
  • tidak bisa kalau tidak melihat media sosial sehari pun;
  • membeli barang-barang yang tidak perlu hanya karena tidak ingin dibilang ketinggalan zaman;
  • mengiyakan ajakan yang tidak terlalu penting karena tidak ingin ketinggalan momen tertentu; dan
  • sangat memedulikan kehidupannya di dunia maya.

Dari gejala di atas, memang terlihat bahwa FOMO menimbulkan perasaan negatif yang tidak bermanfaat di kehidupan nyata. Namun, sebenarnya FOMO bisa menjadi hal yang positif jika seseorang tersebut terpacu untuk melakukan hal yang lebih baik "di kehidupan nyatanya".

Setelah membaca penjelasan di atas, kamu sudah tahu nih tentang apa itu FOMO dan apa saja gejalanya, kan? Apakah kamu termasuk tipe orang seperti ini?

Stella Azasya Photo Verified Writer Stella Azasya

A chronic daydreamer || IG: @stellaazasya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha
  • Stella Azasya

Berita Terkini Lainnya