Memilih jurusan kuliah sering dianggap sebagai keputusan sekali seumur hidup, padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Banyak orang baru memahami apa yang benar-benar mereka inginkan setelah menjalani perkuliahan beberapa semester. Di titik ini, rasa ragu mulai muncul dan sering kali diabaikan demi terlihat konsisten.
Padahal, dunia kerja menilai kompetensi dan daya tahan mental, bukan sekadar jurusan di ijazah. Bertahan di jalur yang salah hanya demi menjaga citra bisa menjadi strategi yang mahal secara emosional. Jika beberapa hal berikut mulai sering menghantui hari-harimu di kampus, mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk mempertimbangkan pilihan jurusan lain. Yuk, simak.
