Zurich International School. (instagram.com/zurichinternationalschool)
Menurut sejarahnya, Zurich International School awalnya bernama American International School of Zurich (AISZ) yang didirikan pada tahun 1963 di Spinnergut Villa, Kilchberg, dengan dukungan filantropi dari orangtua siswa dan berbagai organisasi. Saat pertama berdiri, sekolah ini diisi oleh 43 mahasiswa dan beberapa tenaga yang memiliki semangat tinggi terhadap pendidikan.
Sejak awal didirikan, ini adalah sekolah nirlaba, sehingga seluruh pendapatan yang diperoleh digunakan kembali untuk mendukung kualitas pendidikan. Pada tahun 2001, AISZ kemudian bergabung dengan IPSZ dan resmi membentuk Zurich International School (ZIS) dengan jumlah siswa lebih dari 800 orang.
Seiring perkembangan, ZIS menjadi sekolah multikultural sebab menerima siswa lebih dari 60 negara, menjadikannya lingkungan pendidikan yang inklusif. Sekolah internasional yang telah berdiri sejak 1960an ini tak hanya fokus pada prestasi akademik melainkan juga pembentukan karakter, kesejahteraan siswa, dan kemampuan menghadapi dunia yang terus berubah.
ZIS menjadi institusi pendidikan nirlaba, artinya seluruh sumber daya yang dimiliki kembali digunakan untuk mendukung kualitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa. Telah berdiri selama lebih dari 60 tahun, sekolah ini memiliki misi untuk membangkitkan dan menginspirasi rasa ingin tahu, pemikiran kritis, dan harapan bagi peserta didik.
Sekolah ini juga berharap bisa memberikan dampak positif bagi keluarga, komunitas, dan dunia melalui pembelajaran yang digelar. Adapun value yang diadaptasi dari ZIS, yakni Respect, Humility, Courage, dan Joy.