Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Seleksi Mandiri Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026, Simak Syaratnya!

Seleksi Mandiri Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026, Simak Syaratnya!
Ilustrasi ASN. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Kemenhub membuka Seleksi Mandiri 2026 untuk sekolah kedinasan seperti PTDI-STTD, memberi kesempatan calon taruna berkarier di sektor transportasi tanpa melalui jalur nasional SSCASN.
  • Syarat utama pendaftar mencakup usia 16–23 tahun, nilai akademik minimal 70, tinggi badan tertentu, sehat jasmani rohani, belum menikah, serta bebas narkoba dan tato.
  • Pendaftaran dilakukan online hingga 31 Mei 2026 dengan biaya awal Rp300 ribu dan total biaya seleksi mencapai sekitar Rp2,5 juta jika lolos seluruh tahapan tes.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Masuk sekolah kedinasan tidak selalu harus lewat jalur nasional SSCASN. Kemenhub membuka jalur Mandiri 2026 yang memungkinkan kamu mendaftar langsung ke perguruan tinggi kedinasan di bawah naungannya, seperti PTDI-STTD. Ada berbagai pilihan program studi mulai dari transportasi darat, laut, hingga logistik.

Tentu ada sejumlah syarat yang perlu dipenuhi sebelum mendaftar. Mulai dari standar nilai akademik, batas usia, hingga ketentuan tinggi badan minimum. Supaya gak ketinggalan informasi pentingnya, yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Table of Content

1. Apa itu jalur mandiri Sekolah Kedinasan Kemenhub?

1. Apa itu jalur mandiri Sekolah Kedinasan Kemenhub?

ilustrasi kerja
ilustrasi kerja (pexels.com/Gustavo Fring)

Jalur mandiri Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) termasuk dalam Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni (Sipencatar) Kemenhub. Jalur ini dibuka langsung oleh perguruan tinggi kedinasan di bawah Kemenhub.

Menurut Pengumuman Nomor PG-PTDI-STTD 181 Tahun 2026, jalur ini memberikan kesempatan untuk peserta yang berminat berkarier di sektor transportasi nasional. Ada berbagai persyaratan dan ketentuan yang wajib dipenuhi peserta.

2. Persyaratan pendaftar

ilustrasi kerja
ilustrasi kerja (pixabay.com/Franz26)
  • Warga Negara Indonesia
  • Usia Maksimal 23 Tahun dan minimal 16 tahun pada 01 September 2026
  • Untuk lulusan 2025, wajib memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 7,0 (skala 1-10) atau 70,00 (skala 10-100)
  • Untuk lulusan 2026, nilai rata-rata rapor minimal 70,00 dari semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII
  • Untuk lulusan Kurikulum Merdeka, nilai rata-rata minimal 70,00 dengan fokus pada kelompok peminatan MIPA dan IPS
  • Untuk lulusan luar negeri, wajib melampirkan surat penyetaraan atau konversi ijazah dari Kemendibudristek
  • Tinggi badan minimal 160 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan)
  • Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, serta bebas narkoba
  • Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses seleksi jalur mandiri dan selama mengikuti pendidikan
  • Calon mahasiswa tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik telinganya atau anggota badan lainnya (kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat)
  • Calon mahasiswi tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang
  • Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total
  • Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan
  • Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai mahasiswa di lingkungan Kementerian Perhubungan
  • Bersedia menaati segala peraturan pada Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Mahasiswa Jalur Mandiri Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027
  • Dinyatakan gugur apabila terbukti memalsukan identitas/dokumen

3. Tata cara pendaftaran

ilustrasi kerja remote
ilustrasi kerja remote (unsplash.com/Annie Spratt)

Jika kamu memenuhi persyaratan, silakan mendaftar dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Melakukan pendaftaran online dan mengunggah dokumen melalui tautan https://bit.ly/STTDMANDIRI12026
  • Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu
  • Semua berkas diunggah ke dalam pendaftaran online dalam bentuk softcopy

Berikut beberapa persyaratan berkas yang perlu dilampirkan:

  • Pas foto terbaru berwarna latar belakang merah ukuran 4x6
  • KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun. Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP
  • Ijazah dan Transkrip Nilai Ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat bagi pendaftar yang sudah dinyatakan lulus. Rapor SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat bagi pendaftar yang belum dinyatakan lulus
  • Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran dengan menuliskan keterangan 'Seleksi Administrasi Mandiri_Nama Pendaftar' pada bukti pembayaran
  • Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni Bermaterai 10 ribu (unduh di https://bit.ly/FormatSuratPernyataanCalonMahasiswa)
  • Formulir Daftar Riwayat Hidup (unduh di https://bit.ly/FormatDRH2026)
  • Batas akhir unggah berkas tanggal 31 Mei 2026

4. Informasi biaya pendaftaran

ilustrasi kerja remote
ilustrasi kerja remote (unsplash.com/SumUp)

Selain biaya pendaftaran, ada beberapa biaya yang perlu dipersiapkan jika kamu dinyatakan lulus seleksi administrasi. Berikut adalah rinciannya:

  • Tes Potensi Akademik: Rp150 ribu
  • Psikotes: Rp500 ribu
  • Tes Kesehatan: Rp1.350.000
  • Tes Kebugaran Jasmani Transportasi: Rp300 ribu
  • Tes Wawancara: Rp200 ribu

Jika ditotal, kamu perlu membayar Rp2,5 juta jika berhasil lolos semua tahapan. Informasi lebih lengkap bisa kamu cek di ptdisttd.ac.id. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

FAQ Seputar Seleksi Mandiri Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026

Apa yang dimaksud dengan Seleksi Mandiri di Sekolah Kedinasan Kemenhub dan apa bedanya dengan jalur pola pembibitan (Polbit)?

Seleksi Mandiri Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan adalah jalur penerimaan mahasiswa/taruna baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi di bawah naungan Kemenhub (darat, laut, dan udara). Perbedaan utamanya dengan Polbit terletak pada status kelulusan; jalur mandiri ini umumnya ditujukan untuk pengisian formasi non-aparatur sipil negara (Non-ASN) atau jalur reguler berbayar yang mempersiapkan lulusannya untuk terserap langsung di industri transportasi swasta maupun BUMN, bukan menjadi PNS secara otomatis saat lulus.

Perguruan tinggi kedinasan apa saja yang membuka jalur Seleksi Mandiri di bawah Kemenhub pada tahun 2026 ini?

Jalur Mandiri ini dibuka secara serentak oleh berbagai kampus unggulan Kemenhub yang terbagi dalam tiga matra transportasi. Di antaranya adalah Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dan PTDI untuk matra darat; Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta serta PIP untuk matra laut; hingga Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug serta Poltekbang di berbagai daerah untuk matra udara.

Apa saja tahapan seleksi ketat yang wajib dilalui oleh pendaftar jalur Mandiri Kemenhub 2026?

Tahapan seleksi jalur mandiri ini menerapkan standar komprehensif yang mirip dengan jalur utama, meliputi seleksi administrasi berkas, Ujian Potensi Akademik (UPA) atau Tes Kemampuan Akademik secara digital, dilanjutkan dengan tes kesehatan fisik luar dan dalam, tes kesamaptaan atau kebugaran jasmani, tes psikotes, hingga tahapan akhir berupa wawancara performa.

Apa dokumen dan syarat fisik utama yang harus dipersiapkan oleh calon taruna sebelum mendaftar?

Pendaftar wajib menyiapkan ijazah/surat keterangan lulus SMA/MA/SMK dengan jurusan yang sesuai (umumnya rumpun Eksakta/Teknik), kartu identitas, dan pasfoto terbaru. Syarat fisik utama yang tidak boleh ditawar mencakup batas usia minimal dan maksimal, tinggi badan minimal yang proporsional sesuai ketentuan regulasi militer/reguler masing-masing matra, serta surat keterangan sehat jasmani, bebas narkoba, dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
Eddy Rusmanto
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More