ilustrasi anak membaca (pexels.com/Vlada Karpovich)
Communication disorder adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan anak untuk berbicara, mendengar, memahami, atau mengolah informasi. Communication disorder dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kelainan bawaan, cedera otak, gangguan pendengaran, autisme, atau kesulitan belajar.
Anak-anak dengan communication disorder mungkin mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata-kata, mengikuti arahan, memahami makna, mengekspresikan pikiran, atau berinteraksi dengan orang lain. Hal ini dapat membuat mereka kurang tertarik atau bahkan takut untuk membaca. Padahal, membaca dapat memberikan banyak manfaat bagi anak-anak dengan communication disorder, seperti:
1. Meningkatkan kosa kata dan pemahaman bahasa
2. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif
3. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang dunia
4. Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri
5. Meningkatkan keterampilan social dan emosional
Membaca bersama-sama adalah salah satu cara paling efektif untuk mendorong minat baca pada anak-anak dengan communication disorder. Dengan membaca bersama-sama, kamu dapat memberikan dukungan dan bimbingan kepada anak dalam belajar bahasa. Selain itu, kamu juga dapat memberikan kesenangan dan kehangatan dari membaca. Anak-anak akan merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk membaca jika mereka merasakan bahwa membaca adalah hal yang menyenangkan dan bermakna.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan saat membaca bersama-sama:
- Baca cerita yang sama berulang-ulang. Pengulangan akan membantu anak belajar bahasa.
- Pilih buku dengan sajak atau lagu. Bertepuk tangan sesuai dengan irama dan bantu anak bertepuk tangan juga.
- Tunjuk gambar dan bicarakan tentangnya. (Misalnya, “Lihat monyet yang lucu!”)
- Bicarakan tentang peristiwa dalam kehidupan anak yang berkaitan dengan cerita.
- Ajukan pertanyaan kepada anak tentang cerita.