Comscore Tracker

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau Lepaskan

Kamu harus bisa tegas, ya!

Tak sedikit terdapat beberapa anggota keluarga yang memiliki sifat toxic terhadap kita. Dekat bukan berarti kita dapat disakiti oleh sikap mereka. Bagaimana kita menyikapinya? Yuk, ikuti lima cara ini supaya kamu bisa menjadi dirimu sendiri!

1. Beri batasan dirimu dengan mereka

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau LepaskanIlustrasi dua wanita bersama (Pexels.com/Charlotte May)

Setiap manusia memiliki hak penuh atas dirinya. Bahkan keluarga tidak memiliki hak di dalamnya. Maka dari itu, diperlukan batasan untuk kita tetap memahami dan melindungi diri kita sendiri. 

Batasan dilakukan ketika kita mulai tidak merasa nyaman dalam suatu lingkungan. Namun jangan sampai karena batasan tersebut kita menyakiti hati orang lain ya. Kita perlu komunikasikan dan jelaskan mengapa perlu adanya batasan tersebut. Supaya orang terdekat seperti keluarga tidak mengganggu kenyamanan hak kita. 

2. Tetap tersenyum dan sapa mereka

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau LepaskanIlustrasi wanita tersenyum dengan temannya (Pexels.com/Anthony Shkraba Production)

Memang, ada beberapa anggota keluarga yang berbicara seenaknya. Mereka menganggap lebih mengerti dibanding kita sendiri. Keluarga bukan berarti harus tahu segala hal. Kita juga memiliki pilihan kita masing-masing. 

Namun, mereka tetaplah keluarga kita. Keluarga yang akan menolong apabila kita dalam situasi sulit. Tetap tersenyum dan beri sapaan ketika bertemu. Cukup mereka yang menyakiti, kita jangan ikut-ikutan ya!

Baca Juga: 7 Tanda Berada di Keluarga Toksik, Gak Ada yang Menghargaimu

3. Berani tegas apabila obrolan terasa kurang nyaman

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau LepaskanWanita sedang menampilkan gestur stop (Pexels.com/SHVETS Production)

Pada suatu perbincangan, kadang terdapat obrolan yang tidak enak didengar. Apalagi kalau menyinggung privasi kita. Tentu perasaan marah, kesal, dan kecewa menjadi satu pada situasi tersebut. Pasti akan terasa tidak nyaman ketika berada dalam obrolan mereka.

Kita berhak loh untuk tegas pada mereka. Kita berhak mengutarakan kalau obrolan mereka menyinggung kita. Bahkan kita juga punya hak untuk menghentikan obrolan tersebut. Jangan takut dibenci orang, ya!

4. Jangan takut untuk ungkapkan sifat toxic mereka

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau LepaskanIlustrasi wanita sedang berbicara (Pexels.com/SHVETS Production)

Manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Kadang kala, sifat mereka merugikan orang lain. Namun, ada beberapa orang tidak menyadari hal tersebut. Alibi bercanda dan keluarga, tidak seharusnya menyakiti hati orang lain.

Kalau sifat mereka telah merugikan, lebih baik kita utarakan saja. Cara mengutarakannya tentu dengan sikap yang sopan ya. Bicarakan dan diskusikan dengan mereka. Berikan masukan yang tepat supaya sikap toxic mereka berkurang. 

5. Ikhlaskan perkataan mereka atau lepaskan mereka!

5 Cara Elegan Sikapi Keluarga Toxic, Ikhlaskan atau LepaskanIlustrasi wanita tertawa (Pexels.com/Kampus Production)

Apabila segala cara telah kita lakukan. Dimulai dari memberi batasan sampai mengutarakan sifat toksik mereka. Namun, mereka tidak kunjung menghargai kita, apa langkah selanjutnya?

Yap, kita perlu ikhlaskan perkataan mereka. Artinya, jangan terlalu dipikirkan. Anggap saja omongan tersebut adalah omong kosong. Kalau memang cukup mengganggu pikiran, kita juga perlu melepaskan mereka dari kehidupan kita. Jangan berfokus pada orang yang negatif, tetap fokus pada positive people, ya!

Baca Juga: 5 Hal yang Membuatmu Tertekan dalam Keluarga, Toksik Banget!

Adelia Komalasari Photo Writer Adelia Komalasari

Innallaha ma'assobirin

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya