Comscore Tracker

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan Diabaikan

Penyakit yang menyerang saluran cerna

Penyakit infeksi lambung tak hanya menyerang orang dewasa, anak-anak pun rentan dengan penyakit yang satu ini. Infeksi lambung merupakan penyakit yang menyerang saluran cerna pada tubuh. Ada beberapa gejala infeksi lambung yang bisa dialami anak-anak, seperti mual-mual, muntah, hingga anak bisa mengalami diare. Infeksi ini bisa terjadi salah satunya karena anak mengonsumsi makanan yang sulit untuk dicerna.

Jangan sepelekan penyakit ini, khususnya bagi orang tua. Sebab jika penyakit ini dibiarkan akan menghambat perkembangan anak. Berikut ini 5 tips mencegah infeksi lambung pada anak-anak.

1. Berikan anak makanan dengan jumlah sedikit, namun sering

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan DiabaikanPixabay.com/StockSnap

Hal ini penting karena anak membutuhkan asupan nutrisi untuk menunjang aktivitas hariannya. Namun takaran untuk asupan makanan pada anak yang menderita infeksi lambung haruslah dalam jumlah sedikit dan sesering mungkin dalam satu hari. Ini penting agar anak tetap mendapatkan asupan makanan tanpa berlebihan. Pola ini dapat membantu anak untuk memperoleh nutrisi dengan baik dalam kondisi sakit.

Hindari untuk memberikan makanan dalam jumlah banyak kepada anak, apalagi dengan jam makan yang jarang. Misalnya  dalam sehari anak hanya mendapatkan asupan makanan  satu atau dua kali saja.

2.Hentikan sementara kegiatan meminum susu

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan DiabaikanPixabay.com/1195798

Susu merupakan minuman enak yang banyak disukai anak-anak. Susu kaya akan zat besi dan bagus untuk tumbuh kembang anak. Namun jika anak sedang menderita infeksi lambung, sebaiknya hentikan memberikan anak susu untuk sementara waktu, apalagi jika anak sedang menderita diare yang menjadi gejala penyakit infeksi lambung.

3. Beri anak makanan yang lembut dan gampang dicerna

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan DiabaikanPixabay.com/kkppwoshizhu

Faktor yang membuat anak-anak mengidap infeksi lambung lantaran makanan yang mereka makan sulit untuk dicerna. Untuk itu, orang tua perlu memberikan makanan yang lembut kepada anak, sehingga mudah untuk dikunyah dan dicerna anak. Apalagi usia anak seperti balita masih dalam proses pertumbuhan sehingga makanan yang bertekstur lembut dapat mudah ditelan anak.

Baca Juga: 5 Obat Alami untuk Mengatasi Pilek pada Anak dan Balita

4.Hindari memberi makanan yang mengandung bahan pengawet kimia

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan DiabaikanPixabay.com/995645

Anak-anak sangat rentan terhadap penyakit, ini karena daya tahan tubuh anak yang masih lemah. Apalagi jika diberi makanan yang mengandung bahan pengawet kimia, hal ini akan berdampak buruk terhadap kondisi kesehatan anak. Ingat, makanan yang mengandung perasa, pewarna, hingga pengawet kimia dapat menjadi salah satu penyebab infeksi lambung pada anak. Untuk itu hindari makanan tersebut agar anak tidak terkena penyakit berbahaya.

5. Konsultasi ke dokter

5 Tips Cegah Penyakit Infeksi Lambung Pada Anak, Jangan DiabaikanUnsplash.com /Online Marketing

Ketika penyakit infeksi lambung anak mulai semakin parah, orang tua perlu membawa anak untuk berkonsultasi ke dokter yang tepat menangani hal tersebut. Biasanya dokter umum atau dokter anak bisa menjadi tujuan konsultasi. Dengan berkonsultasi kepada dokter, dokter akan memberikan obat untuk membantu anak segera pulih dari penyakit tersebut.

Demikianlah 5 tips mencegah penyakit infeksi lambung pada anak. Agar anak tetap terlindungi dari penyakit yang satu ini, jangan lupa untuk menjaga makanan yang masuk ke dalam mulut anak, mulai dari kebersihannya hingga kepadatan makanan yang akan diberikan pada anak. Jangan sampai menggangu pencernaannya ya.

Baca Juga: 6 Hal Ini Harus Diperhatikan Saat Traveling Bersama Balita

Anggita Amelia Photo Verified Writer Anggita Amelia

Writing is the way I share it, hopefully my writing will be useful to the reader

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya