Pernah menyaksikan drama Korea berjudul Good Doctor? Drama tersebut populer karena menyajikan premis cerita yang menarik, yakni tentang seorang residen bedah pediatrik bernama Park Shi-on (yang diperankan oleh Joo Won) yang mengidap autisme dan savant syndrome. Kemudian, ada juga drama Extraordinary Attorney Woo yang mengangkat tema serupa tentang autisme melalui karakter utamanya. Berbeda dengan Good Doctor yang tokoh utamanya berprofesi sebagai dokter, drama Extraordinary Attorney Woo menampilkan sosok Woo Young-woo (yang diperankan oleh Park Eun-bin) sebagai seorang pengacara.
Kedua drama ini sama-sama populer di kalangan masyarakat Indonesia dan sama-sama memberikan sudut pandang baru tentang autisme. Dari kedua drama ini, tak sedikit dari kita yang lantas meromantisasi autisme, bahwa individu autistik adalah seorang yang genius. Di balik tantangan yang perlu mereka hadapi dalam dunia profesional maupun lingkungan sosial, mereka dinilai punya kemampuan di atas rata-rata manusia pada umumnya, ingatan mereka luar biasa. Namun, apakah realitas selalu seindah drama Korea?
