Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Mengedukasi Anak tentang Kebakaran Hutan dan Lahan, Ada Bukunya!

3 min read
Cara Mengedukasi Anak tentang Kebakaran Hutan dan Lahan, Ada Bukunya!
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalbar. (IDN Times/Istimewa).
  • BMKG mendeteksi asap karhutla dari Sumatra dan Kalimantan menyebar hingga Pulau Jawa, sehingga orangtua perlu menjelaskan kondisi kabut asap kepada anak.
  • Edukasi anak mencakup peran lahan gambut sebagai penyimpan air dan karbon serta habitat satwa, sekaligus penyebab kerusakannya seperti kebakaran, penebangan, dan kekeringan.
  • Kerusakan gambut memicu polusi asap, perubahan iklim, penurunan tanah, dan hilangnya habitat; orangtua dapat menanamkan kepedulian lingkungan serta menggunakan buku anak tentang karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan terdeteksi telah menyebar hingga Pulau Jawa menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (16/10/2026). Asap yang terpantau di atmosfer Pulau Jawa, kemungkinan berkaitan dengan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan.

Kondisi ini telah berdampak ke berbagai wilayah di Indonesia. Anak-anak mungkin bertanya mengapa ada asap yang begitu pekat di udara serta sumber kabut asap tersebut. Sebagai orangtua, kita harus melakukan edukasi yang menyeluruh agar anak memahami kondisi yang tengah dihadapinya serta tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Sebagai panduan, orangtua juga dapat mengunduh buku nonfiksi anak dari Yayasan Literasi Anak dan Program INOVASI, yang dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Berikut adalah link untuk unduh buku terkait karhutla bagi anak usia dini: https://www.inovasi.or.id/publication/32-buku-anak-non-fiksi-perubahan-iklim/.

  1. 1. Edukasi secara menyeluruh, berikan pemahaman terkait lahan gambut

    (Tim Gakkum KLHK Wilayah Sumatra saat menyegel lahan Karhutla di kabupaten OKI) IDN Times/istimewa
    (Tim Gakkum KLHK Wilayah Sumatra saat menyegel lahan Karhutla di kabupaten OKI) IDN Times/istimewa

    Berikan pemahaman yang menyeluruh kepada anak, mulai dari informasi terkait lahan gambut yang terjadi di Pulau Kalimantan. Berikan pengetahuan mengenai lahan gambut, yakni jenis tanah basah yang pemupukannya berasal dari bahan organik.

    Lahan gambut pada dasarnya memiliki manfaat yang penting untuk kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya. Masyarakat Kalimantan sendiri memanfaatkan lahan gambut untuk kebutuhan pertanian, perkebunan, dan perikanan sebab dapat ditanami aneka sayur dan umbi-umbian. Bahkan, lahan gambut dapat menekan laju perubahan iklim.

    Terdapat manfaat penting lahan gambut bagi lingkungan seperti penyimpan air yang baik sehingga mampu mencegah banjir, dapat menyimpan gas karbon, hingga menjadi tempat tinggal satwa. Di Kalimantan sendiri, terdapat banyak satwa yang tinggal di area lahan gambut, salah satunya orang utan.

  2. 2. Informasikan penyebab kerusakan lahan gambut dan dampaknya

    Pertamina Group berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk membantu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra Selatan. (dok. Pertamina)
    Pertamina Group berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk membantu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra Selatan. (dok. Pertamina)

    Jika melihat kondisi saat ini, tentu anak dapat memahami bahwa lahan gambut di berbagai wilayah di Indonesia mengalami kerusakan akibat kebakaran. Selain kebakaran, penyebab utama kerusakan lahan gambut adalah penebangan dan kekeringan. Hal ini dapat dilakukan untuk membuka lahan baru.

    Lahan gambut berbahaya jika kondisinya kering karena karbon di dalamnya akan dilepas ke udara sehingga suhu udara menjadi panas. Pembakaran lahan juga dapat dilakukan untuk membuka area pertanian dan perkebunan. Akibatnya, lapisan tanah pun menjadi rusak, lahan gambut yang menyimpan banyak karbon menjadi lebih mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

    Dampak kerusakan lahan gambut bisa dirasakan saat ini, salah satunya adalah perubahan iklim, polusi asap, penurunan permukaan tanah, hingga kematian hewan karena habitatnya rusak. Kabut asap yang terjadi saat ini, salah satunya berasal dari kerusakan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Edukasikan juga anak-anak bahwa meski berada di lokasi yang jauh, mereka tetap dapat terdampak oleh kebakaran hutan. Artinya, ini adalah masalah bersama sehingga tidak bisa bersikap abai.

  3. 3. Ajarkan langkah untuk mengatasi kerusakan

    Pertamina Group berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk membantu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra Selatan. (dok. Pertamina)
    Pertamina Group berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk membantu menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra Selatan. (dok. Pertamina)

    Setelah memahami dampak yang dirasakan akibat kebakaran lahan gambut, sampaikan beberapa cara untuk mengatasi kerusakan. Kerusakan dapat dicegah agar tidak meluas dengan melakukan restorasi lahan.

    Langkah yang paling penting ditanamkan pada anak adalah kesadaran untuk menjaga lingkungan. Semua orang, tidak hanya masyarakat yang terdampak secara langsung, juga harus menjaga kelestarian lingkungan agar tidak semakin rusak.

    Melakukan edukasi pada anak-anak terkait lahan gambut dapat meningkatkan kesadaran bersama. Anak semakin memahami urgensi untuk menjaga lingkungan dan melestarikan hutan. Agar lebih mudah untuk melakukan edukasi, orangtua dapat mengunduh buku bergambar yang berkaitan dengan kebakaran hutan.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More