Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menjaga Rumah Tetap Aman saat Ditinggal Mudik
Ilustrasi kunci rumah (pexels.com/Photo by AS Photography)

Mudik adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Namun di balik rasa bahagia itu, ada satu hal yang sering membuat khawatir, yaitu kondisi rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong. Tanpa persiapan yang matang, rumah bisa menjadi lebih rentan terhadap risiko seperti pencurian, korsleting listrik, atau masalah lainnya.

Karena itu, penting untuk memastikan rumah tetap aman sebelum berangkat mudik. Dengan langkah pencegahan yang tepat dan perencanaan sederhana, kamu bisa bepergian dengan tenang tanpa terus-menerus memikirkan keadaan rumah. Berikut cara menjaga rumah tetap aman saat ditinggal mudik.

1. Pastikan semua pintu dan jendela terkunci rapat

ilustrasi menutup jendela (freepik.com/stefamerpik)

Sebelum berangkat mudik, periksa kembali seluruh pintu dan jendela rumah. Pastikan semuanya sudah terkunci dengan benar, termasuk pintu belakang, pintu samping, hingga jendela kecil di kamar mandi atau dapur. Jangan hanya mengandalkan satu kunci, kamu bisa menambahkan gembok atau kunci pengaman tambahan untuk perlindungan ekstra.

Selain itu, cek juga kondisi engsel dan kunci. Jika ada yang sudah longgar atau rusak, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum berangkat. Rumah yang terlihat tertutup rapat dan aman bisa mengurangi risiko orang berniat jahat mencoba masuk saat kamu sedang tidak di rumah.

Jika perlu kamu bisa memasang sistem alarm rumah. Menurut Alex Parker-Walklate seseorang yang bekerja di perusahaan asuransi Intelligent Insurance, hal ini bisa menambah keamanan bagi rumahmu. Unit alarm rumah biasanya diberi peringkat dari satu hingga empat, semakin tinggi peringkatnya semakin aman.

"Peringkat dua sudah tepat untuk sebagian besar rumah, dan akan mencakup sensor detektor gerakan di sekeliling properti," kata Parker-Walklate dikutip dari The Guardian.

2. Matikan peralatan listrik dan gas

ilustrasi colokan listrik (pexels.com/cottonbro)

Cabut semua peralatan listrik yang tidak perlu, seperti televisi, dispenser, microwave, dan charger. Langkah ini penting untuk mencegah risiko korsleting listrik yang bisa menyebabkan kebakaran. Pastikan juga kompor dan regulator gas sudah dalam keadaan mati dan aman.

Jika perlu, kamu bisa mematikan aliran listrik dari meteran utama, kecuali untuk perangkat tertentu seperti kulkas jika memang harus tetap menyala. Dengan memastikan semua dalam kondisi aman, kamu bisa mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Jangan tinggalkan rumah dalam kondisi terlihat kosong

ilustrasi rumah kosong (pexels.com/Erik Mclean)

Rumah yang terlihat kosong dalam waktu lama bisa menarik perhatian orang yang berniat jahat. Untuk menghindarinya, kamu bisa menitipkan rumah kepada tetangga terpercaya agar sesekali menyalakan lampu atau membuka tirai di siang hari agar rumah terlihat berpenghuni. Cara ampuh lainnya kamu bisa membeli lampu penerangan LED dengan sensor gerak (motion sensor) atau sensor cahaya (photoelectric) yang menyala otomatis saat gelap atau ada pergerakan.

Selain itu, hindari menumpuk paket atau surat di depan rumah. Jika kamu berlangganan koran atau sering menerima paket, sebaiknya beri tahu pihak terkait untuk menghentikan sementara pengiriman. Rumah yang tampak 'hidup' akan lebih aman dibanding rumah yang jelas-jelas kosong.

4. Simpan barang berharga di tempat aman

ilustrasi menyimpan barang berharga (freepik.com/freepik)

Sebelum mudik, simpan barang berharga seperti perhiasan, uang tunai, dokumen penting, dan barang elektronik kecil di tempat yang aman. Jika memungkinkan, gunakan brankas yang terkunci atau simpan di tempat yang tidak mudah terlihat.

Untuk perlindungan ekstra, kamu juga bisa mempertimbangkan menyimpan barang sangat berharga di safe deposit box bank. Langkah ini akan memberi rasa aman lebih karena risiko kehilangan bisa diminimalkan selama rumah ditinggal dalam waktu cukup lama.

5. Beri tahu RT atau tetangga terdekat

ilustrasi menitipkan rumah (pexels.com/PhotoMIX Company)

Memberi tahu ketua RT atau tetangga terdekat bahwa kamu akan mudik adalah langkah yang bijak. Dengan begitu, mereka bisa ikut membantu mengawasi rumahmu selama ditinggal. Biasanya, lingkungan yang saling peduli akan lebih aman karena warga saling memperhatikan.

“Jika terjadi sesuatu yang mencurigakan, kamu perlu meminta tetangga atau teman di dekat untuk memeriksa keadaan karena polisi seringkali memerlukan laporan langsung sebelum mengambil tindakan, terutama jika penyusup sudah pergi,” jelas Edouard Rekko dari perusahaan alarm Verisure.

Pastikan juga kamu hanya memberi tahu orang yang benar-benar dipercaya. Jangan mengumumkan secara detail rencana mudik di media sosial, terutama soal durasi dan kondisi rumah kosong. Semakin sedikit orang yang tahu secara luas, semakin kecil pula risiko yang mungkin terjadi.

Itulah cara menjaga rumah tetap aman saat ditinggal mudik. Dengan rumah yang aman, kamu pun bisa menikmati waktu bersama keluarga tanpa rasa was-was. Semoga tips yang dibagikan bisa membantu kamu mudik dengan lebih nyaman dan pulang kembali dengan hati yang tenang karena rumah tetap dalam kondisi baik.

Editorial Team