Public figure membagikan kehidupan pribadinya di media sosial memang sudah jadi hal biasa. Mulai dari pekerjaan, pasangan, rumah, sampai momen bersama keluarga bisa muncul di timeline kita. Namun, tidak semua public figure memilih memperlihatkan wajah anak mereka kepada publik. Ada public figure yang sengaja menutup wajah anaknya dengan emoji atau stiker, namun ada juga yang bahkan tidak mengunggah foto anak mereka sama sekali. Keputusan ini kemudian sering memunculkan pertanyaan dari netizen tentang seperti apa wajah sang anak.
Rasa penasaran itu kadang ada yang berhenti sebagai komentar biasa, tetapi ada juga yang berkembang menjadi tuntutan agar wajah anak diperlihatkan. Fenomena ini berkaitan dengan kedekatan semu yang terbentuk antara publik dan figur yang mereka ikuti. Media sosial membuat batas antara kehidupan publik dan pribadi terasa semakin tipis. Lalu, kenapa sebagian netizen merasa punya hak untuk melihat anak dari figur publik?
