Imlek sering dipahami sebagai momen berkumpul dan saling mendoakan hal baik. Namun, dalam praktiknya, perayaan ini kerap menyimpan gesekan kecil yang muncul tanpa disadari. Perbedaan kebiasaan, cara berkomunikasi, hingga ekspektasi antaranggota keluarga bisa membuat suasana yang seharusnya hangat justru terasa canggung.
Banyak konflik saat Imlek bukan lahir dari niat buruk, melainkan dari hal sepele yang dianggap remeh. Karena Imlek identik dengan tradisi dan simbol, kesalahan kecil sering dibaca sebagai sikap tidak menghargai. Berikut beberapa kesalahan kecil yang sering terjadi dan tanpa sadar memicu konflik keluarga saat Imlek.
