Perceraian memang bukan akhir hubungan yang diinginkan oleh banyak orang. Terlebih jika perpisahan tersebut justru menjadi arena pertengakran dengan mantan pasangan. Saling menghina di ruang publik, melemparkan ujaran kebencian, hingga menuduh mantan suami atau istri melakukan tindakan melanggar hukum
Kondisi seperti ini tentu menguras energi, apalagi jika mantan pasangan punya sifat narsis yang ingin menjadi pusat perhatian. Sikapnya yang superior akan membuat salah satu pihak merasa cemas dan terusik. Lalu, bagaimana sebaiknya bersikap jika mantan pasangan narsis dengan sifat pendendam masih mengusik kehidupan pribadi?
