Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Co Parenting ala Na Daehoon, Tegas Membangun Batasan

Co Parenting ala Na Daehoon, Tegas Membangun Batasan
Na Daehoon (Instagram.com/daehoon_na)

Na Daehoon dan mantan istri memutuskan untuk menjalani co parenting setelah memutuskan bercerai. Pola kerja sama pengasuhan yang dilakukan oleh orangtua yang telah berpisah dengan tujuan menjaga fokus dan stabilitas emosional. Sebagai seorang single dad, Daehoon menerapkan co parenting untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan ketiga buah hatinya.

Melalui unggahan media sosialnya, Daehoon secara tegas mendukung pertumbuhan anak secara optimal dan melakukan pembatasan terhadap hal-hal yang dapat merugikan tumbuh kembang si kecil. Ia berupaya menjadi orangtua yang suportif terhadap ketiga buah hatinya.

1. Menghindari tindakan yang menghambat perkembangan anak

daehoon dan na trio
Na Daehoon (Instagram.com/daehoon_na)

Daehoon menjelaskan, meski hak asuh ada pada dirinya, ia tetap membuka akses bagi ibu kandung untuk bertemu anak-anak. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan tidak mengganggu aktivitas harian maupun perkembangan anak, baik dari segi emosional, fisik, intelektual, hingga pendidikan.

Dalam co parenting, orangtua didorong untuk membangun komunikasi yang jujur dan terbuka serta berdiskusi untuk memenuhi kebutuhan anak. Hal ini ditujukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.

“Selama ini, meskipun hak asuh berada pada saya, saya tetap membuka akses kepada ibu kandung anak-anak untuk memberikan kasih sayang kepada anak-anak,”  tulis Daehoon.

Ia juga menambahkan, "Hal tersebut saya lakukan selama tidak mengganggu aktivitas anak-anak, perkembangan jiwa, pertumbuhan jasmani dan rohani, kecerdasan intelektual, serta pendidikan agama mereka, sebagaimana juga menjadi perhatian dalam putusan yang saya miliki."

2. Melindungi anaknya dengan mengatur batasan yang tegas

na daehoon dan anak-anak
Na Daehoon (Instagram.com/daehoon_na)

Menerapkan co parenting dengan hak asuh atas tiga buah hatinya, membuat Daehoon lebih protektif dengan menerapkan batasan atas paparan yang kurang sesuai tahap kembang anak. Demi menjaga kesehatan putrinya, Daehoon melarang penggunaan produk kosmetik untuk dewasa. Selain itu, content creator tersebut juga melarang putra-putrinya untuk bertemu orang asing yang berpotensi mengganggu pola pengasuhannya.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian serius bagi saya antara lain adanya tindakan yang menurut saya tidak pantas terhadap anak termasuk penggunaan produk kosmetik dewasa kepada anak, mempertemukan anak-anak dengan pihak yang berkaitan dengan permasalahan rumah tangga sebelumnya, serta membiarkan anak-anak terlibat atau digunakan untuk bahan lecehan dan merendahkan martabat saya sebagai ayah,”ujar Daehoon.

Mantan chef asal Korea Selatan tersebut juga menyampaikan bahwa keputusan yang diambil tidak berlandaskan emosi. Melainkan diambil dengan tujuan menjaga kesehatan mental serta tumbuh kembang anak-anak.

"Atas dasar hal-hal tersebut, saya akan membatasi akses anak-anak dengan mantan istri. Keputusan ini bukan diambil karena emosi, dendam, atau keinginan untuk memisahkan anak-anak dari ibu kandungnya, melainkan semata-mata demi menjaga keamanan, kenyamanan, kesehatan mental, serta tumbuh kembang anak-anak,” pungkas Daehoon.

3. Menciptakan lingkungan yang kondusif

daehoon dan na trio
Na Daehoon (Instagram.com/daehoon_na)

Sebagai ayah, Daehoon tentu ingin menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak-anaknya. Tak hanya lingkungan fisik, namun secara sosial anak-anaknya juga dapat tumbuh optimal sesuai tahap perkembangan. Ia memastikan agar kasih sayang tetap terpenuhi meski harus melakoni pendekatan co parenting.

“Fokus saya sekarang adalah melindungi anak-anak, menjaga mereka tetap tumbuh dengan penuh kasih sayang, dan memastikan mereka berada di lingkungan yang aman, sehat, dan baik untuk masa depan mereka,” tutur Daehoon.

Sejumlah tindakan Daehoon tampaknya bisa menjadi pembelajaran bagi single dad maupun orangtua yang tengah menjalani co parenting. Penting untuk memahami dan mempelajari pola pengasuhan yang melibatkan orangtua berpisah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us

Related Articles

See More

Membuat Kesalahan saat Mengasuh Anak Itu Hal Wajar, Ini Penjelasan Psikolog

07 Mei 2026, 09:00 WIBLife