Orangtua kerap gemas ketika melihat mainan-mainan lucu untuk anaknya. Apalagi mainan yang sifatnya edukatif dengan kategori usia tertentu, semakin menggoda para orangtua. Kadang terlupakan bahwa mainan yang orangtua belikan itu bisa membuat anak menjadi penyumbang sampah, lho.
Dalam rangka mendukung sustainability, orangtua bisa mengurangi mainan anak secara bijak dan perlahan. Bukan berarti anak gak bisa bermain, orangtua justru bisa mengajak anak untuk mengasah keterampilan mereka melalui media lain. Berikut ini beberapa langkah bijak mengurangi sampah mainan anak yang bisa kamu tiru.
