Comscore Tracker

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak 

Membentuk karakternya sampai dewasa 

Karakter manusia dipengaruhi oleh banyak hal. Ada yang sudah bawaan, tetapi lebih banyak yang terbentuk oleh lingkungan terdekatnya terutama saat mereka masih anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, peran keluarga sangat besar dalam menanamkan karakter positif pada anak.

Dengan karakter positif ini, anak akan lebih siap ketika memasuki masa dewasa. Ini mungkin tampak masih sangat jauh. Namun jangan terlena, sebab bila sudah telanjur karakter kurang baik yang tertanam dalam diri anak, akan sukar mengubahnya. Lantas apa saja sih, yang gak boleh terlewat diajarkan oleh orang tua? Catat ya!

1. Pemahaman akan perbedaan 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/everythingcaptured

Lingkungan keluarga biasanya homogen. Secara fisik mirip satu dengan yang lain dan satu keyakinan. Maka jangan sampai orangtua tidak mengajari anak tentang berbagai perbedaan. Bagaimanapun, dunia ini heterogen kan? Orangtua harus bisa menjadi jendela bagi anak untuk melihat dunia yang sesungguhnya.

Bila anak tidak pernah diajarkan tentang keberagaman, kelak dia akan kesulitan untuk masuk dan menyesuaikan diri di berbagai lingkungan pergaulan. Dia bahkan bisa melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, harus dijauhi dan dibenci. Gak ingin anak-anak kita menjadi sekeras ini, kan?

2. Kedisiplinan 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/moonbhuyan

Bukan berarti anak-anak kita harus hidup dengan begitu banyak peraturan yang kaku. Tetapi aturan itu harus tetap ada agar mereka tidak berbuat semaunya. Termasuk sesimpel menggunakan waktu, misalnya. Jangan sampai anak bermalas-malas seharian atau jam tidurnya kacau sekalipun di hari libur.

Waktunya tidur malam malah terus bermain ponsel, waktunya bangun dan beraktivitas malah tidur. Baju kotor ditaruh di sembarang tempat dan sebagainya. Bila anak sudah memiliki karakter disiplin, selain terhindar dari berbagai pelanggaran aturan di luar, akan lebih mudah baginya dalam mewujudkan cita-cita.

3. Rasa tanggung jawab 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/joelmott

Hayo, siapa nih yang selalu gak terima anaknya disalahkan meski memang ia bersalah? Bukannya mendorong anak mempertanggungjawabkan perbuatannya, orangtua justru seperti berlebihan dalam melindungi anak. Kalau perlu lebih heboh lagi menyudutkan orang lain demi anaknya sendiri selamat.

Duh, jangan begini lagi ya? Paham sih, orangtua yang demikian juga melakukannya atas dasar rasa sayang yang begitu besar pada anak. Tetapi ini bahaya banget lho. Bisa bikin anak gak punya rasa tanggung jawab sampai dewasa kelak. Kalau sudah begitu, tentu kita juga yang sedih dan menyesal.

4. Kemandirian 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/planeteelevene

Kemandirian bisa mulai diajarkan sejak anak masih berumur di bawah tiga tahun. Begitu anak bisa memegang, sebenarnya secara alami dia mulai siap untuk mencoba melakukan sendiri beberapa hal sederhana seperti memindahkan mainan dan makan meski lambat dan berantakan.

Kalau anak tidak pernah diajari kemandirian, kita akan makin kepayahan seiring senjanya usia kita. Misalnya, sampai mereka dewasa bahkan berkeluarga, masih saja menggantungkan hidup pada kita. Padahal kita sudah pensiun dan tak lagi sesehat dahulu. Seram, kan?

Baca Juga: Bagaimana Menerapkan Digital Parenting di Era Pandemik? Ini Kata Pakar

5. Kemampuan menghormati diri sendiri dan orang lain 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/nci

Dua hal ini sama pentingnya. Mampu menghormati orang lain akan membuat anak mudah diterima dalam pergaulan yang positif dan memungkinkannya menjalin kerja sama dengan siapa pun.

Sementara menghormati diri sendiri membuatnya memiliki kesadaran untuk tidak melakukan hal-hal yang menyiksa, mempermalukan, atau merugikan diri sendiri. Termasuk, gak jadi bucin saat mulai jatuh cinta.

6. Pengelolaan keuangan 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/scoutthecity

Hanya karena kebutuhan anak masih menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua, bukan berarti mereka gak perlu belajar tentang pengelolaan keuangan. Gak cukup cuma dengan menabung melainkan juga untuk apa uang tabungan itu kelak.

Apakah hanya untuk membeli mainan, pakaian baru sementara masih banyak pakaian layak pakai di lemari, atau hal lain yang lebih bermanfaat? Kita harus mengajari mereka cara bijaksana menggunakan uang.

7. Kasih sayang 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/azharulm

Penting agar anak tak cuma bisa menyayangi keluarganya, orang-orang yang memiliki hubungan darah dengannya. Kita harus memperbesar kasih sayangnya pada semua hal di dunia ini baik yang bernyawa maupun tidak bernyawa. Kenapa? Agar mereka tidak berbuat sia-sia pada siapa pun dan apa pun.

Memiliki empati pada sesama makhluk hidup penting, agar mereka tak menjadi pribadi yang sadis. Namun melihat batu dan air bukan sekadar sebagai batu dan air juga penting. Sebab keduanya sama-sama bukti kemurahan hati Tuhan.

Dari batu, orang bisa mencari nafkah dan mendirikan rumah. Dengan air, kita bahkan bisa bertahan hidup lebih lama meski tanpa makanan. Kasih sayang yang besar akan mendorong mereka untuk ikut menjaga lingkungan.

8. Spiritualitas 

8 Hal yang Harus Diajarkan pada Anak, Fatal Banget kalau Gak Unsplash.com/jmills

Sesayang apa pun kita pada anak, kita gak akan selalu ada untuknya. Bisa karena terpisah jarak atau bahkan waktu kita di dunia ini sudah habis. Kita perlu menyiapkan mental anak agar dapat menjalani hidup tanpa kita dengan mengajarkan spiritualitas.

Kesadaran bahwa mereka tidak pernah sendirian menghadapi berbagai kesulitan di dunia ini sebab selalu ada Tuhan yang menjadi sebaik-baik sandaran.

Dengan spiritualitas, anak akan terhindar dari segala bentuk pelarian yang negatif sesukar apa pun situasi yang dihadapinya. Jadi, sudahkah kita mengajarkan spiritualitas dan 7 hal di atas pada anak-anak kita? Bila belum, ayo dimulai sekarang juga!

Baca Juga: 5 Tips Parenting agar Anak Tahu Cara Bersosialisasi dan Punya Teman

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya