Comscore Tracker

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga 

Benar-benar akrab deh! 

Meski jarak usia antara orangtua dengan anak terbilang jauh, paling tidak dua puluhan tahun bahkan lebih, hubungan keduanya haruslah tetap cair. Salah satu cara paling efektif untuk membuat mereka tetap akrab ialah dengan bercanda.

Ya, humor ternyata gak cuma diperlukan dalam hubungan anak dengan teman sebaya. Justru orang tua harus menjadi yang pertama memperkenalkan humor pada anak sejak ia masih kecil. Dengan begini, orangtua bisa mengajarkan batasan humor yang sehat. Selain itu, baik anak maupun orangtua akan merasakan 6 manfaat berikut ini:

1. Rumah selalu menjadi tempat pulang terbaik setelah lelah beraktivitas 

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Pexels.com/cottonbro

Setelah capek berkegiatan di luar, baik anak maupun orangtua tentu perlu beristirahat. Gak cuma tidur tetapi juga bersantai. Pertanyaannya, bagaimana anggota keluarga bisa merasa santai di rumah bila gak pernah ada candaan di antara mereka?

Hiburan dari aneka gadget tentu gak sama dengan interaksi langsung antara anggota keluarga yang dipenuhi tawa. Jika humor sudah dibiasakan, baik anak maupun orangtua akan merasa gak perlu sering-sering mencari hiburan di luar demi menghilangkan penat. Hiburan paling murah sekaligus meriah sudah ada di rumah.

2. Bikin orangtua dan anak serasa teman

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Unsplash.com/nikolasnoonan

Perbedaan usia dan zaman sering kali membuat hubungan anak dengan orangtua terasa kaku. Anak takut membuat orangtua marah. Sementara orangtua gak terlalu mengenal anak sendiri. Akhirnya yang terbentuk hanyalah hubungan ala kadarnya. Dekat secara fisik, tetapi jauh secara batin.

Humor jitu untuk membuat hubungan keduanya gak lagi sebatas formalitas melainkan tak ubahnya kawan. Anak akan nyaman bermain dan berolahraga bersama orangtua. Orangtua pun gak akan merasa sungkan bila ingin belajar sesuatu dari anak. Belajar menggunakan teknologi terkini, misalnya.

3. Kalau suasana cair, gampang buat saling bercerita masalah masing-masing 

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Unsplash.com/wonderlane

Gak sedikit orangtua yang kebingungan saat mendapat kabar anaknya tersangkut masalah di luar. Menurut kedua orangtuanya, anak tampak baik-baik saja. Gak pernah bilang apa-apa. Biasanya, hal ini terjadi karena kondisi keluarga seperti dalam poin 2, hubungan antara orangtua dan anak hanya sekadarnya.

Sebaliknya jika keduanya sudah biasa tertawa bersama seperti teman, dengan sendirinya mudah bagi anak menceritakan setiap masalahnya. Jangankan permasalahan, segala tentang teman dan guru pun pasti diceritakannya.

Gak cuma anak, orangtua juga akan merasa lebih ringan bila ada yang perlu disampaikan pada anak. Misalnya, mereka harus lebih berhemat beberapa bulan ke depan karena orangtua mengalami pengurangan penghasilan. Jadi saling memahami, kan?

Baca Juga: Ide Nama Islami dari Keluarga Amien Rais, Maknanya Serba Indah!

4. Saat ada masalah serius gak lantas berubah jadi pertengkaran 

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Unsplash.com/lndtxphoto

Kalau sudah terbiasa bercanda bersama, mau berantem yang serius tentu susah ya? Sudah pasti kehidupan sebagai sebuah keluarga gak selalu berjalan baik-baik saja. Sesekali pasti juga ada gejolaknya. Contoh masalah yang paling sering bikin situasi memanas ialah harta warisan.

Gak kebayang kan, jika dalam keluarga gak pernah ada humor? Masalah-masalah sepele saja bisa dianggap serius, apalagi persoalan besar seperti warisan. Cekcoknya pasti menyeramkan! Sementara saat humor sudah mendarah daging dalam keluarga, apa saja bisa dibawa santai.

5. Bikin calon pasangan anak merasa lebih diterima dalam keluarga 

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Pexels.com/august-de-richelieu

Pertemuan pertama dengan calon mertua memang menegangkan bukan? Jika orangtua gak suka bercanda, anak akan berpikir seribu kali ketika hendak membawa teman istimewanya ke rumah. Anak saja waswas, apalagi temannya. Bisa-bisa dia memilih mundur saking takutnya. Kalau begini terus, bisa-bisa anak lambat jodoh.

Lain jika sejak dahulu anak sudah mengenal orangtua sebagai sosok yang humoris. Dia gak akan khawatir terjadi sesuatu yang buruk saat memperkenalkan calon pasangannya. Calon pasangannya pun akan merasa lebih percaya diri mendapati calon mertuanya ternyata seru juga.

6. Ketika anggota keluarga sudah tinggal berjauhan, rasanya tetap dekat meski cuma berkomunikasi via telepon 

Dijamin Asyik, 6 Manfaat Membiasakan Bercanda dalam Keluarga Pexels.com/olly

Cepat atau lambat, anak-anak akan meninggalkan rumah untuk menjalani hidup masing-masing. Humor yang selama ini dibiasakan dalam keluarga akan menjadi pengikat supaya hubungan anak dengan orangtua gak renggang. Anak-anak pasti merindukan momen-momen penuh kelucuan bersama orangtua.

Mereka akan sering-sering meluangkan waktu untuk menjenguk orangtua. Bukan semata-mata karena kewajiban berbakti melainkan terasa sebagai kebutuhan jiwa mereka. Kalaupun gak memungkinkan sering-sering pulang ke kampung halaman, obrolan melalui telepon pun selalu terasa hangat. Gak cuma berisi tanya jawab penuh basa-basi.

Wah, kalau keluargamu juga begini, pasti menyenangkan ya? Tetapi kalaupun gak, jangan sedih. Kelak kamu bisa menerapkannya dalam keluarga kecilmu. Suasana rumah pasti akan selalu hangat!

Baca Juga: 5 Rahasia yang Tak Boleh Kamu Bocorkan pada Keluarga, Kenapa?

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya