Hubungan antara seorang anak dengan orangtua, khususnya sosok ayah, memegang peranan yang sangat krusial dalam membentuk fondasi kepribadian seseorang hingga dewasa. Ayah idealnya menjadi cinta pertama bagi anak perempuannya dan cinta sejati bagi anak laki-lakinya, serta menjadi pelindung yang memberikan rasa aman emosional. Sayangnya, tidak semua orang beruntung tumbuh besar dengan kehadiran figur ayah yang hangat, suportif, dan hadir seutuhnya secara emosional maupun fisik.
Kondisi psikologis yang terluka akibat ketidakhadiran, pengabaian, atau perlakuan kasar dari sosok ayah ini dikenal dalam dunia psikologi dengan istilah father wound. Luka emosional yang tidak kasatmata ini sering kali terbawa hingga seseorang menginjak usia dewasa tanpa mereka sadari sepenuhnya. Yuk, kenali lima tanda nyata kamu mungkin sedang mengalami father wound dalam kehidupan sehari-hari berikut ini!
