5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anak

Apakah anak kamu tumbuh normal?

Anak-anak adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada kita. Sebagai orangtua, tentu kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia. Namun, tidak semua anak mengalami perkembangan yang normal dan optimal. Ada beberapa anak yang mengalami gangguan perkembangan, yaitu kondisi di mana anak mengalami keterlambatan atau kesulitan dalam mencapai kemampuan yang sesuai dengan usianya.

Gangguan perkembangan bisa mempengaruhi berbagai aspek, mulai dari kognitif, sosial, emosional, bahasa, hingga motorik. Gangguan perkembangan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti genetik, lingkungan, infeksi, trauma, atau kelainan kromosom.

Gangguan perkembangan bisa berdampak buruk pada kesejahteraan dan potensi anak di masa depan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda peringatan gangguan perkembangan sejak dini dan mencari bantuan profesional jika diperlukan. Nah, apa saja tanda-tanda peringatan gangguan perkembangan pada anak? Simak ulasan berikut ini.

1. Keterlambatan dalam mencapai tonggak perkembangan

5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anakilustrasi anak olahraga (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Tonggak perkembangan adalah kemampuan yang diharapkan dapat dicapai oleh anak pada rentang usia tertentu. Beberapa contoh tonggak perkembangan adalah tersenyum untuk pertama kali, menggeliat, duduk, berdiri, berjalan, berbicara, dan bermain.

Meskipun setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda-beda, ada batas waktu yang umumnya dijadikan acuan. Jika anak belum mencapai tonggak perkembangan yang sesuai dengan usianya, atau mengalami kemunduran dalam kemampuan yang sudah dikuasainya, ini bisa menjadi tanda peringatan gangguan perkembangan.

2. Kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi sosial

5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anakilustrasi memarahi anak (pexels.com/ Ketut Subiyanto)

Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi sosial adalah aspek penting dalam perkembangan anak. Anak yang sehat secara perkembangan biasanya dapat menggunakan dan memahami bahasa, mengekspresikan perasaan dan kebutuhan, mengikuti arahan, dan bergaul dengan orang lain.

Jika anak mengalami kesulitan dalam hal-hal tersebut, ini bisa menjadi tanda peringatan gangguan perkembangan, terutama yang berkaitan dengan bahasa dan spektrum autisme. Beberapa contoh kesulitan yang mungkin dialami oleh anak adalah:

  • Keterlambatan berbicara atau tidak berbicara sama sekali;
  • Kesulitan memahami apa yang dikatakan orang lain;
  • Mengulang kata-kata atau frasa secara monoton;
  • Tidak menunjukkan minat atau respons terhadap orang lain;
  • Menghindari kontak mata atau sentuhan fisik;
  • Tidak berbagi perhatian atau emosi dengan orang lain;
  • Tidak bermain imajinatif atau bersama-sama dengan anak lain.

Baca Juga: 5 Manfaat Sensory Play untuk Tumbuh Kembang Anak

3. Masalah dalam berpikir dan memecahkan masalah

5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anakilustrasi kartu flash (pexels.com/Werner Pfennig)

Kemampuan berpikir dan memecahkan masalah adalah aspek kognitif yang berkembang seiring dengan usia anak. Anak yang sehat secara perkembangan biasanya dapat belajar, mengingat, dan menerapkan informasi, serta menunjukkan rasa ingin tahu dan kreativitas.

Jika anak mengalami masalah dalam hal-hal tersebut, ini bisa menjadi tanda peringatan gangguan perkembangan, terutama yang berkaitan dengan keterbelakangan mental atau gangguan belajar. Beberapa contoh masalah yang mungkin dialami oleh anak adalah:

  • Keterlambatan dalam menguasai keterampilan dasar, seperti memberi makan, berpakaian, atau buang air;
  • Kesulitan mengikuti arahan atau menyelesaikan tugas;
  • Kesulitan mengenali warna, bentuk, huruf, atau angka;
  • Kesulitan menghubungkan konsep atau menggeneralisasi informasi;
  • Kesulitan membedakan antara nyata dan khayal;
  • Kesulitan beradaptasi dengan perubahan atau situasi baru.

4. Ketidakmampuan dalam mengoordinasikan otot-otot kecil dan besar

5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anakilustrasi anak olahraga (pexels.com/Budgeron Bach)

Kemampuan mengoordinasikan otot-otot kecil dan besar adalah aspek motorik yang berkembang seiring dengan usia anak. Otot-otot kecil berkaitan dengan keterampilan halus, seperti menggenggam, menggambar, atau menulis. Otot-otot besar berkaitan dengan keterampilan kasar, seperti merangkak, berjalan, atau melompat.

Jika anak mengalami ketidakmampuan dalam mengoordinasikan otot-otot kecil dan besar, ini bisa menjadi tanda peringatan gangguan perkembangan, terutama yang berkaitan dengan gangguan koordinasi motorik atau gangguan sensorik. Beberapa contoh ketidakmampuan yang mungkin dialami oleh anak adalah:

  • Keterlambatan dalam merangkak, duduk, berdiri, atau berjalan;
  • Kesulitan dalam menjaga keseimbangan atau koordinasi tubuh;
  • Kesulitan dalam menggenggam, menggambar, atau menulis;
  • Kesulitan dalam memotong, mengancing, atau mengikat;
  • Kesulitan dalam mengatur gerakan atau kecepatan;
  • Kesulitan dalam merespons rangsangan sensorik, seperti suara, cahaya, atau sentuhan.

5. Perilaku yang tidak sesuai dengan usia atau situasi

5 Tanda untuk Mengetahui Gangguan Perkembangan pada Anakilustrasi anak memegang uang (pexels.com/Karolina Grabowska)

Perilaku adalah aspek emosional yang berkembang seiring dengan usia anak. Anak yang sehat secara perkembangan biasanya dapat mengendalikan emosi, mengikuti aturan, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Jika anak menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan usia atau situasi, ini bisa menjadi tanda peringatan gangguan perkembangan, terutama yang berkaitan dengan gangguan perilaku atau gangguan mood. Beberapa contoh perilaku yang mungkin ditunjukkan oleh anak adalah:

  • Sering menangis, marah, atau tantrum tanpa alasan yang jelas;
  • Sering agresif, impulsif, atau melanggar batas;
  • Sering cemas, takut, atau menghindar;
  • Sering murung, lesu, atau tidak bersemangat;
  • Sering mengisolasi diri atau tidak tertarik pada aktivitas;
  • Sering meniru perilaku orang dewasa, seperti merokok, minum, atau berhubungan seksual.

Gangguan perkembangan adalah kondisi yang serius yang dapat mempengaruhi berbagai aspek perkembangan anak. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda peringatan gangguan perkembangan sejak dini dan mencari bantuan profesional jika diperlukan. Jangan biarkan anak kamu terlantar dan terpuruk karena gangguan perkembangan. Berikanlah dukungan, kasih sayang, dan perhatian yang penuh kepada anak kamu. Ingat, anak kamu adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada kamu.

Baca Juga: 5 Jenis Hipoplasia, Gangguan Perkembangan Organ

Muhamad Aldifa Photo Verified Writer Muhamad Aldifa

Menulis disaat senggang

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya