Child grooming jarang muncul dalam bentuk yang langsung terlihat berbahaya. Dalam banyak kasus, proses ini justru dimulai dari interaksi kecil yang tampak wajar, ringan, bahkan dianggap lucu. Candaan, perhatian berlebihan, dan sikap akrab sering dijadikan pintu masuk untuk membangun kedekatan secara perlahan tanpa memicu kecurigaan.
Masalahnya, candaan yang berulang dan dibiarkan tanpa batas dapat mengikis rasa aman anak sedikit demi sedikit. Anak belum memiliki kemampuan untuk membedakan mana perhatian yang sehat dan mana yang manipulatif. Tujuh tanda child grooming berikut ini sering dianggap sepele, padahal menyimpan risiko besar jika tidak disadari sejak awal.
