Semua anak pasti memiliki naluri yang sama, yaitu naluri ingin membahagiakan orang tua, tidak ada anak yang akan rela melihat orang tuanya sedih bahkan kecewa. Tapi, apakah menuruti keinginan orang tua harus dengan cara menyiksa diri sendiri?Sebagian anak malah memilih mengubur harapan dan mimpinya yang tinggi, karena mereka tahu mimpinya bukanlah sesuatu yang diinginkan orang tua atau bertentangan dengan visi misi orang tua mereka.
Ini untuk kamu, anak berbakti yang selalu ingin menomor-satukan orang tua, sampai rela mengubur mimpimu sendiri.
Untuk kamu, jangan bersedih, jangan kehilangan harapan, jangan (pernah) membuang mimpimu jauh-jauh. Kamu tetaplah anak yang baik, sekalipun kamu memiliki mimpi yang berbeda dari orang tuamu.
