ilustrasi menggunakan HP (unsplash.com/patt____k)
Bagi orang lain bisa jadi bukan masalah. Akun dikepoin sudah menjadi risiko ketika seseorang menggunakan media sosial. Juga unggahannya dikomentari baik oleh teman yang dikenal di dunia nyata ataupun orang asing.
Akan tetapi, ada juga yang merasa sangat mudah terganggu dengan hal-hal seperti ini. Terlebih kalau seseorang yang belum pernah ditemuinya mendadak mengomentari unggahannya atau menanyakan ini itu. Males banget, kan?
Penting atau tidaknya media sosial memang sifatnya perorangan. Ada yang merasa sangat terbantu dengan keberadaan media sosial, ada pula yang merasa sama sekali gak membutuhkannya.
Bagaimana denganmu? Ada rencana mau berhenti menggunakan media sosial juga atau malah lagi belajar memaksimalkan penggunaannya buat berbisnis dan membangun personal branding?